Anggota AMM Pulang Akhir Desember 2005

Anggota AMM Pulang Akhir Desember 2005

- detikNews
Senin, 19 Des 2005 21:36 WIB
Jakarta - Sekitar lima puluh orang anggota Aceh Monitoring Mission (AMM) akan dipulangkan secara bertahap mulai akhir bulan ini sampai Januari dari NAD ke negara asalnya masing-masing. "Itu AMM sendiri punya urusan. Karena yang dibutuhkan adalah tim dengan keahlian menghancurkan senjata. Kalau tidak ada lagi (penyerahan senjata oleh GAM), tentu akan mereka kurangi," kata Menkominfo Sofyan Djalil di kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (19/12/2005).Saat ini ada 210 orang anggota AMM yang ada di Aceh. Jumlah mereka akan terus berkurang hingga selesainya masa tugas resmi pada 15 Maret 2006. Pemerintah sendiri menilai positif hasil kerja AMM. Di bawah pengawasan AMM, proses penyerahan senjata GAM yang merupakan implementasi salah satu butir Kesepakatan Helsinski secara umum berjalan sesuai harapan. Meski ada beberapa seilang pendapat mengenai kategori beberapa pucuk senjata yang diserahkan GAM, tapi ini bukan masalah besar. Diyakini dapat selesai dengan segera.Mengingat proses terminasi konflik bersenjata yang masih terus berjalan tidak tertutup kemungkinan Pemerintah menyetujui perpanjangan masa tugas selama tiga bulan. Keperluannya adalah memantau pelaksanaan pemilihan gubernur NAD. "Kita akan evaluasi sejauh mana AMM masih diperlukan eksistensinya setelah 15 Maret. Kalau masih dibutuhkan akan diberitahuan kepada Uni Eropa tentang perpanjangan. (Evaluasi) Dalam minggu-mingu ini oleh Menko Polhukam," jelas Sofyan.Evaluasi terutama mengenai tugas specific AMM pasca penyerahan senjata GAM. Bila perpanjangan masa tugas disetujui, maka jumlah anggota AMM akan jauh lebih kecil dari saat ini. Pasalnya, tidak menyertakan lagi tim untuk pemusnahan senjata. (ary/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads