Pengamat: Intelijen Susupi 26 Jaringan Teroris Jawa-Bali

Pengamat: Intelijen Susupi 26 Jaringan Teroris Jawa-Bali

- detikNews
Senin, 19 Des 2005 17:44 WIB
Jakarta - Upaya aparat keamanan melumpuhkan jaringan teroris patut diacungi jempol. Setelah berhasil melumpuhkan gembong teroris Dr Azahari Husin, aparat intelijen juga sudah menyusup ke 26 jaringan teroris di Jawa dan Bali.Meski begitu, belum ada success story, sehingga masyarakat tetap diminta waspada. "Mereka sudah masuk tapi belum sempurna," kata pengamat intelijen, Juanda.Juanda menyampaikan itu usai diskusi Peran Intelijen dan Militer dalam Perang Melawan Terorisme di Wisma Dharmala Sakti, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (19/12/2005).Belum sempurnanya kerja intelijen, imbuh Juanda, karena adanya prioritas terhadap jaringan yang kuat. Namun di luar itu masih ada jaringan yang terus bermutasi dan memiliki afiliasi dengan kelompok Dr Azahari Husin. Selain itu ada pula jaringan liar yang ikut terinspirasi dan belum dapat dipetakan."Jaringan bermutasi ini ada di 26 titik kota dan daerah di Jawa dan Bali, tapi Insya Allah intelijen sudah masuk ke sana meski belum ada success story. Jadi kita semua harus waspada," ujar pensiunan letkol ini.Juanda menambahkan, jaringan-jaringan teroris ini masih memiliki motivasi yang sama. Namun sudah mengubah taktik mereka. "Terornya beralih dari tempat keramaian ke gedung kedutaan. Mereka juga pakai taktik gerilya dengan berbaur ke dalam masyarakat," ungkapnya.Meski Juanda mengakui antisipasi dari kepolisian dan masyarakat sudah meningkat. Ia menilai tetap ada kemungkinan aksi teror menjelang Natal dan Tahun Baru. "Kemungkinannya tidak besar, midle-lah," katanya. (umi/)


Berita Terkait