12 Hari Terapung di Laut, Air Kencing pun Diminum
Senin, 19 Des 2005 15:59 WIB
Jakarta - Dua orang berhasil diselamatkan setelah 11 hari terapung-apung di tengah lautan lepas di Vietnam. Keduanya bergantung pada rakit penolong tanpa makan dan minum.Kejadian ini menimpa Mark Wesley Smith asal Australia dan rekannya, Steven John Freeman, warga Selandia Baru. Kapal yang mereka naiki tenggelam akibat serangan badai di Vietnam. Demikian seperti diberitakan harian Australia, Sydney Morning Herald, Senin (19/12/2005).Selama 11 hari kedua pria itu cuma bisa berpegang erat-erat ke rakit. Serangan badai terus mengguncang-guncang rakit mereka dari hari ke hari. Selama perjuangan hidup itu, keduanya tidak makan sama sekali karena semua persediaan makanan telah tersapu habis oleh gelombang, beberapa menit setelah kapal tenggelam.Mereka cuma bisa menjilati air hujan yang membasahi rakit. Hingga akhirnya Smith dan Freeman terpaksa meminum air kencing mereka sendiri!Di tengah keputusasaan, beberapa nelayan Vietnam melintas dan melihat mereka. Keduanya pun diselamatkan para nelayan tersebut. "Kami berjuang untuk hidup kami dengan tanpa memiliki apapun. Cuma tekad kuat kami yang membuat kami bertahan hidup," ujar Smith.Smith dan Freeman bertolak dari Hong Kong pada 5 Desember lalu untuk mengantarkan motor yacht ke Australia. Namun dalam sehari, salah satu mesin yacht mengalami kerusakan dan laut pun mulai marah akibat terjangan badai.
(ita/)











































