10 Ribu Buruh Kuasai Kantor Gubernur Jatim
Senin, 19 Des 2005 15:34 WIB
Surabaya - Setelah berhasil mendobrak pagar dan terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian, sekitar 10 ribu buruh dari berbagai kota di Jawa Timur berhasil menguasai halaman kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Senin (19/12/2005).Aksi menolak pemberlakuan upah minimum provinsi (UMP) Jawa Timur ini memanas setelah keinginan ribuan buruh untuk bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo tak kunjung terealisasi. Akhirnya, mereka mendobrak barisan petugas kepolisian yang memagar betis pintu masuk halaman kantor Gubernur.Sedikitnya dua orang terluka, termasuk salah satunya aparat polisi dalam aksi dorong-dorongan tersebut. Polisi akhirnya bergerser dan menutup pintu masuk pendopo. Sementara, ribuan buruh bersorak-sorai, memanjat dan merobohkan pagar dan pintu gerbang halaman kantor Gubernur sepanjang sekitar 50 meter.Buruh akhirnya berhasil menguasai kantor Gubernur. Mereka tidak bisa masuk ke lobi karena polisi melakukan pagar betis dengan pakaian anti huru-hara. Sejak tadi pagi, para buruh sempat berapa kali mencoba masuk namun gagal. Setelah beberapa kali saling dorong akhirnya berhasil.Selain merusak pagar, ribuan buruh juga merusak papan nama kantor Gubernur Jawa Timur yang terbuat dari beton. Mereka juga menurunkan Bendera Merah Putih hingga setengah tiang.Aksi yang dilakukan 10 ribuan buruh merupakan buntut dari penetapan UMP Jawa Timur beberapa waktu lalu yang dinilai tidak berpihak kepada buruh. Mereka menolak SK 188/246/KPTS/013/2005 tentang Dewan Pengupahan. Mereka menolak penetapan UMP dan keberadaan Dewan Pengupahan Jawa Timur.
(jon/)











































