Cek Bandara Soetta, Menko PMK Muhadjir Minta Protokol Diperketat

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Sabtu, 16 Mei 2020 15:29 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau Bandara Soekarno-Hatta
Foto: Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau Bandara Soekarno-Hatta. (Dok Kemenko PMK).
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan peninjauan ke Terminal 2E dan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. Menurutnya, situasi di bandara saat ini sudah mulai kondusif dari hari sebelumnya.

Muhadjir mengatakan situasi bandara sudah semakin membaik dengan adanya protokol Corona (COVID-19) yang ketat. Protokol yang dimaksud adalah pemeriksaan kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan hingga pemeriksaan kesehatan rapid test dan Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi calon penumpang.

"Hasil kunjungan saya sementara ini sudah terjadi perbaikan yang luar biasa dibanding hari pertama," kata Muhadjir dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2020).

Muhadjir juga menanggapi situasi Bandara Soetta yang sempat ramai akibat dibukanya kembali sejumlah penerbangan baik domestik maupun internasional. Dia pun, atas nama pemerintah, meminta maaf atas kejadian tersebut.

"Atas nama pemerintah saya meminta maaf, tetapi mohon dimaklumi di hari pertama itu kurang kondusif karena memang belum terhitungkan," ucap Muhadjir.

Menurut Muhadjir, pengurangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan bahaya jika tidak diimbangi dengan pengetatan protokol. Muhadjir menambahkan masih ada aturan-aturan yang harus lebih diperketat khususnya di bandara.

Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau Bandara Soekarno-HattaMenko PMK Muhadjir Effendy tinjau Bandara Soekarno-Hatta. (Dok Kemenko PMK).

Muhadjir mengatakan penerbangan hanya diperbolehkan bagi calon penumpang yang memiliki keperluan mendesak. Dia juga menegaskan penerbangan tidak diperbolehkan untuk keperluan mudik.

"Tidak boleh di luar 8 sektor yang diperbolehkan kecuali dia ada keperluan mendesak, ada keluarga yang meninggal tapi betul-betul pergi memang untuk tujuan-tujuan yang esensial, bukan untuk mudik. Sekali lagi bukan untuk mudik. Mudik tetap dilarang. Karena itu saya minta untuk diperketat persyaratannya," ujar Muhadjir.

Simak juga video Bandara Soetta Sempat Dibanjiri Penumpang, Ini Solusinya:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2