FPAN Rekomendasikan Djoko Edhi Dipecat
Senin, 19 Des 2005 14:38 WIB
Jakarta - Para petinggi di Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) seperti kebakaran jenggot dengan pernyataan anggotanya Djoko Edhi Soetjipto Abdurahman yang berangkat ke Mesir untuk studi banding tentang RUU Judi. FPAN akhirnya merekomendasikan ke DPP PAN agar Djoko Edhi dipecat."Fraksi akan memberikan peringatan keras dan akan merekomendasikan ke DPP PAN agar melakukan tindakan indisipliner terhadap yang bersangkutan, " kata Ketua Fraksi PAN Abdillah Thoha.Hal ini disampaikan dia dalam keterangan pers di ruang wartawan DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2005). Dalam keterangan pers tersebut, Abdillah Thoha didampingi Sekretaris FPAN M Najib dan Sekjen DPP PAN Zukifli Hasan.Fraksi PAN, lanjut Abdillah, sudah lama gerah dengan pernyataan-pernyataan Djoko Edhi. Dan pernyataan Djoko Edhi sebelum berangkat ke Mesir semakin membulatkan pimpinan FPAN untuk memberikan sanki kepadanya."Kami meminta kepada DPP PAN untuk mempertimbangkan serius me-recall Djoko Edhi dari DPR dan atau memberhentikan atau dinonaktifkan dari DPP," kata Abdillah.Namun menurut Najib, yang juga menjadi salah satu Ketua DPP PAN, DPP akan memberikan waktu dan kesempatan kepada Djoko untuk memberikan penjelasan dan pembelaan sebelum diberikan sanksi. Najib memastikan sanksi terhadap Djoko akan diberikan."Hanya bentuk sanksi masih dipertimbangkan. Apakah di-recall, diberhentikan dari pengurus DPP atau dinonaktifkan sementara. Untuk itu, dalam waktu dekat, DPP akan memanggil Djoko Edhi secepatnya sepulang dari Mesir," ujarnya.Menurut Abdillah, Djoko Edhi sudah ditarik dari keanggotaan di BURT DPR pada 6 Desember. Karenanya jika ada pertanyaan mengapa Djoko Edhi tetap berangkat dengan dana BURT, ia meminta masalah tersebut ditanyakan langsung ke BURT.Djoko Edhi sebelum berangkat ke Mesir secara blak-blakan menjelaskan keberangkatannya itu untuk studi banding soal judi. Padahal RUU Judi belum ada rencana pembahasan di DPR. Djoko Edhi dinilai bermain sendiri. Saat menuturkan agenda di Mesir, Djoko Edhi bahkan secara gamblang menyebutkan ada satu hari penuh untuk shopping.
(jon/)











































