Operasi Anggota TNI Ditembak Polisi di Sulsel Sukses, Sudah Bisa Bicara

Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 16 Mei 2020 09:37 WIB
Lokasi anggota Polrestabes Makassar tembak istri dan anggota TNI di Jeneponto (dok. Istimewa)
Foto: Lokasi anggota Polrestabes Makassar tembak istri dan anggota TNI di Jeneponto (dok. Istimewa)

Sementara Bripka H, diamankan polisi dan diperiksa oleh Provos Polda Sulsel. Hingga kini hasil pemeriksaan Bripka H belum dirilis polisi.

"Selanjutnya pelaku penembakan dalam pemeriksaan Propam Reskrim dan selanjutnya akan ditahan di Polda," Kata Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (15/5).

Mas Guntur menyebut adanya isu selingkuh di balik insiden tersebut. Hal ini berdasarkan keterangan istri Bripka H kepada polisi.

"Jadi suami-istri kan tinggal pisah tempat akhir-akhir ini, suaminya tinggal di Makassar, istrinya di Jeneponto," ungkap Mas Guntur.

Mas Guntur mengatakan Bripka H tiba-tiba pulang ke Jeneponto tanpa memberi tahu istrinya pada Kamis (14/5) sore. Dia curiga dengan kondisi rumah yang gelap.

"Begitu dia lihat gelap, dia masuk pelan-pelan, di garasi dilihat motor trail. Kecurigaan tambah menjadi. Pelan-pelan dia buka pintu rumah yang kebetulan tidak terkunci, masuk, terus masuk ke kamar dia temukanlah, ada ya pengakuan dari istrinya dan suaminya sendiri mengaku memang ada perselingkuhan di situ di dalam kamar," ujarnya.

Untuk menghindari agar kasus seperti ini tidak lagi terulang, Mas Guntur meminta anggotanya berhati-hati. Setiap personel di jajaran Polda Sulsel juga diminta mengingat SOP penggunaan senjata api (senpi).

"Dengan adanya begini, akan kami sampaikan kepada anggota kami agar berhati-hati dan waspada dalam penggunaan senjata api, dan harus sesuai SOP-nya," tegas Mas Guntur.

Halaman

(idh/idh)