Ada 4 Alat Bukti, Dugaan Perdagangan ABK WNI Long Xing 629 Naik ke Penyidikan

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 15 Mei 2020 18:29 WIB
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Brigjen Ferdy Sambo.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo (Istimewa)
Jakarta -

Bareskrim Polri mengaku telah mengantongi 4 alat bukti tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak buah kapal (ABK) Long Xing 629. Perkara itu naik status dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Sudah naik sidik setelah kami melakukan gelar perkara pada 12 Mei kemarin. Bareskrim Polri saat ini melakukan penyidikan TPPO 14 ABK kapal Long Xing," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo, saat dihubungi detikcom, Jumat (15/5/2020).

Ferdy menjelaskan 4 alat bukti itu didapat penyidik lewat serangkaian pemeriksaan sejak 14 ABK Long Xing 629 tiba di Tanah Air. Penyidik sejauh ini telah memeriksa para ABK hingga perusahaan yang menjadi penyalur 14 ABK.

"Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap pihak Imigrasi yang menerbitkan paspor, Syahbandar yang mengeluarkan seaman book, 14 ABK WNI dan perusahaan-perusahaan, ditemukan 4 alat bukti terkait unsur TPPO," jelas Ferdy.

Ferdy menambahkan, penyidik juga telah menyita beberapa dokumen terkait keberangkatan 14 ABK itu. "Bareskrim juga sudah melakukan penyitaan terhadap dokumen-dokumen terkait tindak pidana tersebut," imbuh dia.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2