Bupati Bogor Minta Warga Tak Mudik Antar-kecamatan Saat Lebaran

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 15 Mei 2020 11:38 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin (Sachril-detikcom)
Bupati Bogor Ade Yasin (Sachril/detikcom)
Kabupaten Bogor -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meminta warga tak melakukan mudik lokal terkait wabah virus Corona (COVID-19). Bupati Bogor Ade Yasin pun mengimbau warga tak mudik Lebaran, sekalipun hanya antar-kecamatan di kabupaten tersebut.

"Makanya saya mengimbau ke masyarakat agar tidak mudik dulu, walaupun antar-kecamatan," kata Ade Yasin di Kampung Rawa Kalong, Desa Cimandala, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jumat (15/5/2020).

Ade meminta masyarakat tidak mudik antar-kecamatan karena penyebaran virus Corona di Kabupaten Bogor masih fluktuatif. Dia tidak ingin kegiatan mudik malah menambah jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Bogor.

"Karena yang zona kuning sama yang hijau itu, harus kita jaga sama-sama supaya tidak jadi zona merah," lanjutnya.

Ade menambahkan kegiatan silahturahmi saat Lebaran bisa ditunda. Silahturahmi, sambungnya, bisa dilakukan ketika kondisi sudah benar-benar aman.

Ade pun mengatakan Pemkab Bogor masih memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Agar pelaksanaan PSBB efektif, Pemkab Bogor akan memberikan sanksi kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran.

"Jadi ada sanksi-sanksi nanti, mudah-mudahan ini bisa membuat efek jera ke pelanggar. Contohnya seperti denda. Atau selain denda ada juga jadi pekerja sosial, gitu. Kita berikan semacam shock therapy saja," tegas Ade.

Simak juga video Warning Buat Penyedia Travel! Berani Bawa Pemudik, Siap-siap Disanksi:

(elz/elz)