Ical: Dampak Flu Burung Bisa Lebih Luas Dibandingkan SARS

Ical: Dampak Flu Burung Bisa Lebih Luas Dibandingkan SARS

- detikNews
Senin, 19 Des 2005 11:26 WIB
Jakarta - Menko Kesra Aburizal Bakrie mengajak semua elemen bangsa untuk bersama-sama mencegah meluasnya flu burung di Indonesia. Sebab, jika kasus flu burung dibiarkan, maka dipastikan dampaknya bisa lebih meluas dari SARS.Demikian disampaikan dia saat membuka Workshop Strategi Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza di kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (19/12/2005)."Kita harus segera mempunyai organisasi yang melibatkan NGO, pemerintah, public health, untuk melakukan tindakan nyata mencegah meluasanya virus flu burung," kata Ical, sapaan akrab Aburizal Bakrie.Dikatakannya, perluasan virus flu burung pantas mendapat perhatian serius, karena belajar dari pengalaman merebaknya virus SARS beberapa waktu lalu telah menyebabkan 1.000 orang meninggal dan kerugian material mencapai US$ 30-50 miliar. Bahkan travel warning diberlakukan selama 3 bulan untuk negara-negara Asia."Kalau kita tidak mencegah perkembangan virus flu burung ini, maka dampaknya bisa lebih dahsyat dibandingkan SARS," ujarnya.Dalam rangka mencegah meluasnya virus flu burung, pemerintah Indonesia telah menyiapkan anggaran sekitar US$ 10-20 juta. Meski demikian, uluran tangan dari pihak luar negeri untuk membantu pendanaan pencegahan merebaknya flu burung di Indonesia masih sangat dibutuhkan.Ditambahkan Ical, siklus pandemi flu burung saat ini mendekati masa kritisnya. "Yang jelas pandemi ini terjadi 35 tahun lalu, dan virus ini memang memiliki siklus 35-40 tahun. Paling tidak ini sudah mendekati masa kritisnya, jadi harus dilakukan pencegahan," terang dia. (san/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads