Pandemi Corona, Jokowi: Kepanikan Separuh Penyakit, Ketenangan Separuh Obat

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 10:15 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan pernyataan bersama dengan PM Belanda Mark Rutte.
Presiden Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh masyarakat Indonesia tetap tenang dalam menghadapi ujian pandemi virus Corona (COVID-19). Jokowi menegaskan ketenangan menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan suatu penyakit.

"Marilah kita hadapi cobaan ini dengan tenang dan sabar. Kepanikan adalah separuh penyakit, ketenangan adalah separuh obat, dan kesabaran adalah titik tolak kesembuhan," kata Jokowi dalam acara doa kebangsaan dan kemanusiaan yang disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (14/5/2020).

Jokowi bersyukur solidaritas sosial terkait virus Corona ini tumbuh di mana-mana. Masyarakat di berbagai kampung saling membantu dan berbagi kepedulian.

"Bangkitnya rasa kemanusiaan bangkitnya rasa persaudaraan dan bangkitnya rasa persatuan dari seluruh penjuru adalah sebuah kekuatan mahabesar yang menambah keyakinan saya musibah ini insyaallah akan mampu kita atasi bersama," ujar dia.

Jokowi juga mengajak masyarakat bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dia berdoa agar setiap anak bangsa selalu diberi kelapangan hati dalam menerima cobaan COVID-19 ini.

"Selain berikhtiar dengan berbagai usaha lahiriah, kita juga wajib ikhtiar batiniah dengan tidak henti-hentinya memanjatkan doa memohon pertolongan Allah SWT agar rakyat agar bangsa dan negara kita juga dunia segera terbebas dari pandemi ini, agar kita semuanya diringankan, disingkirkan dari segala musibah. Marilah kita bersama-sama tundukkan kepala, merendahkan hati kita memohon pada Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang diberikan kesabaran menerima musibah ini dengan lapang dada, diberikan kekuatan agar kita semua bisa selamat dan melewati ujian yang diberikan oleh Allah SWT," ujar Jokowi.

(knv/zlf)