Round-Up

Dari Alat Tes TBC hingga HIV Diturunkan agar Corona Terdeteksi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 22:33 WIB
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak
Ilustrasi Virus Corona (Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Pemerintah RI terus berupaya mendeteksi virus Corona (COVID-19). Segala macam alat yang diyakini bisa mendeteksi virus Corona, dari alat tes cepat molekular (TCM) untuk TBC hingga alat tes HIV/AIDS digunakan oleh pemerintah.

Penggunaan alat tes HIV/AIDS diutarakan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto. Yurianto mengatakan bahwa pemerintah telah mendistribusikan alat tersebut ke berbagai daerah.

"Hal yang sama juga kita tingkatkan dengan memanfaatkan mesin PCR yang selama ini digunakan untuk melakukan penilaian pengukuran viral load pada HIV/AIDS. Mesin ini pun juga sudah tersebar di banyak daerah dan ini adalah bagian dari program," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, lewat siaran langsung akun YouTube BNPB Indonesia, Rabu (13/5/2020).

Achmad YuriantoAchmad Yurianto (Dok. BNPB)

Yuri, panggilan akrab Yurianto, juga menguraikan jumlah hasil tes Corona menggunakan mesin viral load PCR HIV/AIDS dari berbagai daerah. Hasilnya ada ribuan. Berikut ini rinciannya:

DKI (2 rumah sakit): 2.592 tes
DIY: 480 tes
Jawa Timur: 768 tes
Kupang, NTT: 480 tes
Papua: 1.440 tes

Agar hasil tes Corona bisa lebih banyak lagi, Yuri memastikan pemerintah akan mendistribusikan alat viral load tes PCR HIV/AIDS ini ke sejumlah daerah lainnya. Daerah yang akan mendapatkan alat tersebut di antaranya Nias, Kalimantan Tengah, dan Papua.

"Kami juga sebarkan beberapa kota di daerah Sumatera, Nias, Kalimantan Tengah, Papua, kemudian Papua Barat, NTT, termasuk di Maluku Utara," sebut Yuri.

Selanjutnya
Halaman
1 2