Sudah Sebulan, Target 10 Ribu Tes dari Jokowi Belum Tercapai

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 16:48 WIB
Presiden Joko Widodo merapikan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww.
Foto ilustrasi Presiden Jokowi bermasker. (Hafidz Mubarak A/Antara Foto)
Jakarta -

Pemerintah mengumumkan jumlah tes Corona yang sudah dilakukan hingga hari ini. Ternyata, jumlah tes baru belum juga mencapai target 10 ribu tes yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tepat sebulan lalu.

Jumlah total tes Corona sejak 1 April hingga hari ini mencapai 169.195 spesimen. Jumlah itu berasal dari 123.572 orang yang diambil sampelnya untuk dites Corona.

"Jumlah ini adalah gabungan dari pemeriksaan menggunakan real time PCR maupun menggunakan tes cepat molekuler," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, lewat siaran langsung kanal YouTube BNPB Indonesia, Rabu (13/5/2020).

Bila dibandingkan dengan jumlah tes Corona pada Selasa (12/5) kemarin, jumlah tes Corona baru ada 4.067 spesimen alias tidak sampai setengahnya dari target 10 ribu tes per hari yang dicanangkan Jokowi.

Jumlah orang yang dites dalam sehari ini ada 3.844. Ada 64 laboratorium di berbagai daerah di Indonesia yang melakukan pengetesan.

Untuk lebih menggalakkan jumlah tes, pemerintah mengirimkan cartridge khusus untuk alat tes cepat molekular (TCM) supaya alat TCM yang sebenarnya digunakan untuk mengetes TBC itu bisa dipakai untuk mengetes Corona. Ada 6.300 cartridge yang dikirim ke 64 rumah sakit di 64 kabupaten di 30 provinsi.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3