Anies Klaim Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi, PDIP: Jauh dari Kenyataan

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 09:25 WIB
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono.
Foto: dok. DPRD DKI Jakarta
Jakarta -

Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta menanggapi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengklaim indeks pembangunan manusia di Jakarta tertinggi se-Indonesia. Klaim tersebut dinilai jauh dari kenyataan di lapangan.

"Kalau melihat dua kaca mata, kalau liat di Pantai Indah Kapuk (sesuai), kalau kita liat di perkampungan padat rasanya belum juga, karena Jakarta kita harus sadari, memang sangat kompleks," kata Ketua Fraksi PDIP DKI, Gembong Warsono saat dihubungi, Selasa (12/5/2020).

Gembong menyebut penanganan di DKI Jakarta memang lebih kompleks dibandingkan di kabupaten dan kota lainnya. Namun menurutnya gambaran Anies yang menyebut indeks pembangunan manusia DKI tertinggi jauh dari realita.

"Pemukiman kita masih banyak di bantaran sungai, jauh dari gambaran Pak Anies," ucap Gembong.

Selain itu, Gembong juga membandingkan klaim Anies dengan Bandung yang sudah mencapai target indeks kebahagiaan. Karena itu, dia menyebut Anies masih punya waktu untuk mencapai target indeks pembangunan manusia tertinggi.

"Ini tugas kita, tugas Pak Anies dan semuanya membenahi itu, dengan sisa waktu jabatan Pak Anies yang tersisa ini, kalau itu dikebut harapannya bisa terwujud asalakan kalau fokus," sebutnya.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berhasil mewujudkan indeks pembangunan manusia (IPM) tertinggi di Indonesia. Artinya, pelayanan Pemprov DKI untuk warga Jakarta semakin baik.

"Kinerja pembangunan manusia di Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2019 tercatat sebesar 80,76 meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 80,47 dan merupakan IPM tertinggi di Indonesia," kata Anies Baswedan dalam pidatonya, Selasa (12/5/2020).

Pidato ini disampaikan Anies dalam rapat paripurna DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dalam rangka Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DKI Tahun Anggaran 2019. Anies mengatakan kenaikan IPM Jakarta sebagai tanda kemajuan.

(maa/dwia)