Pati Polri Positif Corona Sempat Hadiri Sertijab, Pemerintah Serahkan ke Pusdokkes

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 07:54 WIB
Jubir Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto
Foto: dok.BNPB
Jakarta -

Pemerintah menyerahkan persoalan perwira tinggi Polri yang positif Corona usai mengikuti sertijab di Mabes kepada Pusdokkes Polri. Pemerintah mempercayai persoalan test kepada pusdokkes Polri.

"Silahkan diatur Kapusdokkes Polri. Tidak perlu diatur pusat," kata Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto saat dihubungi, Selasa (12/5/2020).

Yuri menyebut pihaknya menyerahkan proses tersebut kepada Pusdokkes Polri. Dia menyebut pihaknya juga mempercayakan terkait proses test kesehatan dan sebagainya.

"Silahkan ini (proses kesehatan) bisa diatasi Pusdokkes," ucap Yuri.

Seperti diketahui, Polri mengatakan mantan Kapolda Bengkulu yang terpapar virus Corona (COVID-19), Irjen Supratman, mengetahui hasil tes swab spesimennya sehari setelah menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) pejabat utama Polri dan 9 Kapolda. Polri akan mengambil langkah-langkah medis untuk mencegah kemungkinan penularan virus Corona terhadap para pejabatnya yang hadir di acara tersebut.

"Sehari sebelum hasil uji swab diumumkan, Irjen Supratman menghadiri sertijab para perwira di Rupatama Mabes Polri, Jumat 8 Mei lalu. Irjen Supratman menerima jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sespim Lemdiklat Polri. Tentunya akan ada langkah langkah yang akan di ambil oleh Mabes Polri terkait hal ini," kata Kadiv Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/5/2020).

Polri menuturkan Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri akan mempertimbangkan perlu tidaknya dilakukan tes cepat (rapid test) atau swab test kepada orang-orang yang ada di acara sertijab tersebut. "Kami punya Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, nantinya langkah yang akan di ambil seperti apa, apakah akan di-rapid test ulang atau di tes swab akan dibicarakan," ujar Argo.

(maa/dwia)