Round-Up

Ini Strategi Bali Berhasil Lawan Corona Tanpa PSBB

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 06:19 WIB
Ilustrasi Bali (Angga Riza/detikcom)
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pemprov Bali berhasil menekan laju penambahan kasus positif virus Corona (COVID-19) meski tidak menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Keberhasilan Bali diapresiasi pemerintah.

Apresiasi pemerintah disampaikan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo usai ratas melalui siaran yang ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/5/2020).

"Ada daerah yang tidak PSBB tetapi berhasil, tadi sudah dilihat bahwa Provinsi Bali salah satu di antara provinsi yang tidak menetapkan PSBB. Tetapi menunjukkan angka laju penambahan positif berkurang, pasien di rumah sakit banyak yang sembuh dan tidak ada penambahan angka kematian," sambung Doni.

Upaya Pemprov Bali yang memanfaatkan kearifan lokal inilah, jelas Doni, yang perlu diapresiasi. Doni mengatakan Pemprov Bali berhasil menekan laju penambahan kasus dengan memaksimalkan perangkat hingga tingkat desa adat.

"Dan tentu ini harus kita hargai walaupun Bali tidak memutuskan memilih PSBB, tapi Bali telah melakukan upaya secara maksimal dengan memanfaatkan kearifan lokal, menggerakkan desa adat, gotong royong berbasis adat, jadi ada gugus tugas tingkat desa adat," tutur Doni.

Kepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Doni MonardoKepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Doni Monardo (Foto: dok. BNPB)

Dalam kesempatan terpisah, Gubernur Bali I Wayan Koster menjabarkan pola penanganan Corona di wilayahnya tanpa menerapkan kebijakan PSBB. Koster mengatakan sejak kasus Corona muncul di RI, Pemprov Bali langsung menerapkan tiga level penanganan.

"Kami langsung membuat suatu pola penanganan dalam bentuk kebijakan kemudian operasional kebijakan dan operasional di tingkat lapangan, jadi ada 3 level penanganan COVID-19 di Provinsi Bali," kata Koster dalam rapat terbatas evaluasi pelaksanaan penerapan PSBB, yang disiarkan di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/5).

Level Pertama

Penanganan level pertama yang dilakukan Pemprov Bali yakni menerbitkan kebijakan di tingkat Provinsi berupa surat edaran, imbauan dan instruksi yang lebih rinci untuk masyarakat.

Level Kedua

Kemudian level kedua, Pemprov Bali melakukan penanganan di tingkat Kabupaten yakni mengkoordinasi penanganan di Kabupaten dan Kota.

Level Ketiga

Level paling bawah, level tiga, yaitu Pemprov Bali menerapkan kebijakan di wilayah desa adat dengan membentuk satgas gotong royong yang melibatkan unsur-unsur desa, dinas, kelurahan, babinsa, dan bhabinkamtibmas dan elemen masyarakat.