Round-Up

Fakta-fakta Terbaru Kebakaran Maut Kapal Tanker di Belawan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 04:03 WIB
Kapal tanker MT JAG LEELA terbakar di Pelabuhan Belawan Medan, Sumatera Utara, Senin (11/5/2020). Penyebab terbakarnya kapal tanker MT JAG LEELA yang sedang dalam perawatan atau docking di galangan kapal milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard tersebut belum diketahui dan masih diselidiki. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/wsj.
Kebakaran maut kapal tanker di Belawan, Medan (Foto: ANTARA FOTO/SEPTIANDA PERDANA)

6. Seluruh Jenazah Teridentifikasi dan Diserahkan ke Keluarga

Tujuh korban tewas akibat kebakaran kapal tanker di area Pelabuhan Belawan, Medan, telah teridentifikasi. Jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga.

"Tujuh jenazah yang saat ini berada di RS Bhayangkara telah berhasil diidentifikasi jenazahnya, identitasnya dan kita serahkan kepada pihak ahli warisnya untuk teknisnya Tim DVI dari Labfor Cabang Medan akan menjelaskan dan identifikasi terhadap jenazah ini bisa kami pastikan dan bisa dipertanggungjawabkan," kata Kapolda Sumut Irjen Martuani.

Dia mengatakan jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Selain itu, kata Martuani, terdapat 22 orang yang menjadi korban luka akibat peristiwa itu.

"Perlu kami sampaikan dari 22 orang yang korban ada 15 rawat jalan. Tujuh inap dan tujuh meninggal dunia. Polda Sumut juga akan membantu sepenuhnya, termasuk perusahaan untuk proses penghantaran jenazah sampai ke tempat," tuturnya.

7. Dugaan Sementara Kecelakaan Kerja

Irjen Martuani mengatakan kebakaran kapal tanker di area Pelabuhan Belawan, Medan, untuk sementara diduga sebagai kecelakaan kerja. Namun, katanya, polisi bakal melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab sebenarnya dari kebakaran yang menewaskan tujuh orang ini.

"Untuk sementara Polda Sumatera Utara menetapkan ini adalah kecelakaan kerja. Namun untuk meneliti asal usul api, tim labfor cabang Medan akan membuktikannya," kata Martuani di RS Bhayangkara Medan, Selasa (12/5/2020).

Dia mengatakan saat ini tim Labfor belum bisa masuk ke kapal karena kondisi kapal yang masih panas. Dia berharap kapal mendingin dalam waktu 24 jam.

Martuani menyebut tim Labfor bakal mengecek ada tidaknya kaitan kebakaran dengan masalah keselamatan kerja. Martuani juga mengatakan tim dari kepolisian bakal menyisir lokasi kebakaran untuk mengecek ada tidaknya korban lain dalam kebakaran ini.

"Nah, itu nanti akan dilakukan pembuktian oleh tim Labfor asal api dari mana dan bagaimana keselamatan kerja," ucapnya.

8. 12 Saksi Telah Diperiksa Polisi

Polisi mengatakan telah memeriksa 12 orang saksi terkait kebakaran kapal tanker di area Pelabuhan Belawan, Medan. Polisi juga berharap pihak perusahaan bekerja sama untuk menuntaskan penyelidikan penyebab kebakaran.

"Sejauh ini Polres Belawan telah memeriksa 12 orang dan kita berharap semua dari pihak perusahaan juga bekerja sama dengan kita supaya bisa kita ungkap apa yang sebenarnya terjadi menimpa kapal tanker yang terbakar ini," kata Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin.

Dia mengatakan tim Labfor bakal melakukan pemeriksaan di kapal yang terbakar tersebut. Pemeriksaan bakal dilakukan saat kapal sudah mendingin.

"Kondisi kapal yang belum memungkinkan, masih panas di dalam sehingga kita, tim yang akan memeriksa penyebab kebakaran belum bisa masuk hingga hari ini. Mudah-mudahan dalam waktu 24 jam kondisi kapal sudah mendingin maka tim kita bisa masuk," ucapnya.

Halaman

(haf/haf)