3 Kakak-Adik Jadi Korban Kapal Terbakar di Medan, 2 di Antaranya Tewas

Datuk Haris Molana - detikNews
Selasa, 12 Mei 2020 16:50 WIB
Kapal terbakar di Pelabuhan Belawan Medan (Datuk Haris Molana-detikcom)
Kapal terbakar di Pelabuhan Belawan Medan (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Tiga orang yang merupakan kakak-adik menjadi korban kapal tanker terbakar di area Pelabuhan Belawan, Medan. Dua di antaranya tewas.

"Dua meninggal dunia. Satunya lagi dirawat di RS. Ketiganya kakak beradik," kata sepupu korban, Ahmad Riandi, di RS Bhayangkara, Selasa (12/5/2020).

Dia mengatakan ketiga korban kapal terbakar itu adalah Muhammad Nurkasim Siregar, Baktiar Asnawi Siregar, dan Dahrul Daim Siregar. Nurkasim dan Baktiar ditemukan tewas, sementara Dahrul masih dirawat di rumah sakit.

Mereka merupakan warga Desa Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak. Menurut Ahmad, ketiganya bekerja sebagai teknisi dan sedang berada di bagian bawah saat kapal terbakar.

"Mereka bekerja di tempat itu sebagai teknisi. Pada saat itu, posisi korban berada di bawah," sebut Ahmad.

Keluarga korban tewas kebakaran kapal di Medan. (Datuk Haris Molana/detikcom)

Ahmad mengatakan pihaknya telah melihat langsung korban di kamar jenazah. Pihaknya keluarga, katanya, telah mengenali korban yang mengalami luka bakar berat.

"Ditandai dengan ciri-ciri gigi dari korban. Kemudian, kita tandai dengan pakaian dalam. Celana dalamnya celana pendek. Itu sama-sama keduanya, suka pakai itu," sebut Ahmad.

Ahmad berharap jenazah bisa segera diserahkan. Dia mengatakan keluarga ingin jenazah segera dikebumikan.

"Kalau bisa harapannya ya segera diserahkan biar langsung dikebumikan," ujar Ahmad.

Sebelumnya, kapal tanker MT JAG LEELA itu terbakar saat sedang menjalani perawatan atau docking di galangan kapal milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan Medan. Kebakaran itu disebut terjadi sejak sekitar pukul 08.30 WIB, Senin (11/5).

Petugas damkar hingga tim SAR diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Kebakaran diduga berasal dari percikan api saat perbaikan. Tujuh orang dinyatakan tewas akibat peristiwa ini.

(haf/haf)