Catut Nama Kapolsek, Pengurus Ormas Bekasi Minta THR Diperiksa Polisi

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 12 Mei 2020 16:39 WIB
tourist budget for holidays in Indonesia. favorable exchange rates for the dollar to Indonesian rupees.
Foto: iStock
Bekasi -

Surat dari sebuah organisasi masyarakat (ormas) di Bekasi Timur, Kota Bekasi, meminta uang tunjangan hari raya (THR) beredar di media sosial. Surat ormas tersebut ditembuskan ke Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo.

Saat dikonfirmasi, Kompol Sutoyo sudah mengetahui adanya surat tersebut. Sutoyo menyebut pihaknya telah memanggil dan memeriksa pengurus ormas terkait surat tersebut.

"Sudah tak panggil, tak suruh narik (surat edaran) lagi," kata Kompol Sutoyo ketika dihubungi detikcom, Selasa (12/5/2020).

Selain kepada Kompol Sutoyo, surat tersebut ditembuskan kepada ketua cabang ormas di Bekasi, Camat Bekasi Timur, dan Danramil Bekasi Timur.

Sutoyo menegaskan ormas tersebut menyertakan nama-nama pejabat di dalam surat tanpa seizin pejabat tersebut. Perwakilan ormas tersebut telah membuat surat permohonan maaf dan surat pernyataan untuk tidak mengulangi kejadian serupa.

"Bikin surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi dan memohon maaf karena memasukkan nama-nama pejabat tembusan pejabat tidak izin," tuturnya.

Surat tersebut beredar di media sosial. Surat tertanggal 10 Mei 2020 itu ditujukan kepada para pengusaha di Bekasi Timur, Kota Bekasi.

"Sehubungan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H atau Lebaran 2020 M, maka dengan ini kami dari (menyebutkan nama ormas-red), mengajukan proposal tunjangan hari raya di perusahaan atau mitra dan usaha Bapak atau Ibu pimpin dan tentunya kami berharap partisipasinya berupa dukungan moril dan materiil demi kesejahteraan anggota kami yang berdomisili di Bekasi Timur," bunyi surat edaran tersebut seperti yang dilihat detikcom.

Dalam surat yang ditandatangani oleh ditandatangani oleh Ketua PAC ormas dan sekretaris PAC ormas itu, ormas tersebut mengaku siap memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi para pengusaha.

"Kami siap membantu demi terciptanya suasana keamanan dan kenyamanan dan kondusif bila diperlukan," lanjutan bunyi surat tersebut.

(isa/mei)