Tok! DPR Setuju Perppu Corona Disahkan Menjadi UU

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 12 Mei 2020 16:29 WIB
DPR melantik tiga anggota pergantian antarwaktu (PAW) dalam rapat paripurna hari ini. Adapun tiga anggota PAW yang dilantik ialah Irmadi Lubis, Julie Sutrisno, dan Tuti N Roosdiono. Mereka menggantikan tiga anggota DPR 2019-2024 terpilih, namun saat ini menjadi menteri, yaitu Yasonna H Laoly, Juliari Batubara, dan Johnny G Plate.
Foto ilustrasi rapat paripurna DPR. (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

DPR RI menggelar rapat paripurna terkait Perppu Nomor 1 Tahun 2020 atau Perppu Corona hari ini. Delapan dari sembilan fraksi yang ada di DPR setuju Perppu Corona disahkan menjadi undang-undang (UU).

Rapat digelar di ruang paripurna, gedung Nusantara, kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2020). Ketua DPR Puan Maharani memimpin jalannya rapat tersebut.

Awalnya, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah memaparkan pandangan dari masing-masing fraksi terhadap Perppu Corona. Hanya Fraksi PKS yang menyatakan tak setuju Perppu Corona disahkan menjadi UU.

"Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, menolak RUU tentang Penetapan Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk COVID-19 dan atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan atau Stabilitas Sistem Keuangan menjadi undang-undang untuk disahkan menjadi undang-undang," kata Said saat membacakan pandangan Fraksi PKS.

Setelah itu, pengambil keputusan dilakukan. Puan menanyakan seluruh anggota DPR yang mengikuti rapat paripurna, apakah Perppu Corona dapat disahkan menjadi UU.

"Apakah RUU tentang Penetapan Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 dan atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan atau Stabilitas Sistem Keuangan, dapat disetujui menjadi undang-undang?" tanya Puan.

"Tadi sudah disampaikan dalam pandangan mini fraksi bahwa ada delapan fraksi yang menyetujui, dan satu fraksi menolak, apakah perlu saya ulang pandangan mini fraksi menjadi suatu keputusan suatu semua fraksi. Setuju ya?" imbuhnya yang kemudian dijawab 'setuju' oleh anggota DPR yang hadir.

Tonton juga 'Warga Usia di Bawah 45 Tahun Boleh Wara-wiri, Ini Penjelasannya':

[Gambas:Video 20detik]

(rfs/zak)