Gara-gara Berebut Jatah Makanan, 42 Orang Tewas
Minggu, 18 Des 2005 22:14 WIB
Jakarta - Gara-gara berebut jatah makanan, 42 orang dilaporkan tewas di Madras, India. Insiden naas ini terjadi di sebuah sekolah dimana ribuan orang mengantri untuk mengambil kupon makanan.Makanan itu diberikan pemerintah daerah Tamil Nidu kepada penduduk yang dievakuasi karena daerahnya banjir pada bulan Oktober 2005.Sekitar 4000 orang mulai berkumpul di tempat distribusi makanan Sabtu malam, setelah ada isu bahwa hari Minggu ini merupakan hari terakhir pembagian bantuan.Minggu pagi, warga mulai tidak sabaran, mereka mulai merangsek ke depan untuk membuka gerbang. "Hujan saat itu turun dengan sangat lebat, dan massa agaknya terganggu dengan hujan itu," ujar Kepala Kepolisian Kota Madras R Nataraj seperti dilansir BBC Minggu (18/12/2005).Seorang saksi mata menuturkan massa mulai mendobrak pintu saat hujan deras itu turun. "Ketika pintu terbuka, mereka yang berada di depan pintu terinjak-injak oleh orang yang berada di belakang mereka," ujar Dhanalakshmi kepada AFP.Dari 42 orang yang tewas, 9 diantaranya adalah wanita. Korban luka akibat insiden ini sebanyak 37 orang. Semua korban luka langsung dibawa ke Rumah Sakit pemerintah. Kejadian ini disayangkan oleh masyarakat India. Mereka menyesalkan kurangnya pengaturan di tempat penyaluran bantuan tersebut.Pihak yang berwenang beralasan mereka tidak bisa berbuat apa-apa saat kejadian itu terjadi, meskipun sudah menempatkan petugas kepolisian di sana.Pemerintah India berjanji membantu korban dengan memberikan uang kompensasi senilai total US$ 2.200 untuk keluarga yang anggotanya meninggal dalam insiden tersebut.Sebelumnya ada enam orang wanita yang ikut tewas dalam kejadian serupa November lalu. Hujan deras yang mengguyur India Selatan di akhir Oktober menewaskan sekitar 300 orang di Tamil Nadu, Andhra Pradesh dan Karnataka.
(ddn/)











































