Buktikan Dukungan, PDIP Tantang PDP Gelar Apel Kader
Minggu, 18 Des 2005 15:20 WIB
Jakarta - PDIP menganggap sepi berdirinya Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) yang dimotori oleh sejumlah mantan elit kader PDIP. Bahkan partai sempalan ini ditantang menggelar apel kader untuk membuktikan sejauh mana mereka memiliki massa pendukung."Sama sekali kami tidak menganggap kehadiran mereka. Bukan lawan yang pantas dihitung. Kita sudah biasa diancam dengan pecahan-pecahan seperti itu tapi juga tidak ada dampak yang berarti bagi PDIP," ujar ketua DPP PDIP Sutjipto kepada wartawan di Kantor DPC PDIP Solo usai membuka Konfercab PDIP Solo, Minggu (18/12/2005).Kemunculannya PDP, kata Sutjipto, tidak akan mempengaruhi kader PDIP di bawah. Bahkan dibanding beberapa partai 'sempalan' yang diusung mantan kader PDIP seperti yang PITA yang digagas Dimyati Hartono hingga PNBK yang dipimpin Eros Djarot, PDP yang dipimpin Laksmana Sukardi dan kawan-kawannya dinilai paling mentah. "Pengkondisian politik maupun opini jauh lebih matang yang dilakukan oleh PNBK dulu, tapi toh juga tidak mampu apa-apa dalam tahap-tahap selanjutnya," tukasnya.Sutjipto memaparkan munculnya sempalan di tubuh PDIP adalah akibat kurangnya pemahaman demokrasi para kader yang menyempal itu. Mereka menilai demokrasi hanyalah sekedar bebas menyampaikan pendapat tapi melupakan prinsip berikutnya yaitu tetap harus tunduk pada aturan main yang diputuskan oleh forum pengambilan keputusan dalam partai.Ditantang Apelkan KaderSementara itu Wasekjen DPP PDIP Mangara Siahaan yang juga hadir dalam pembukaan Konfercab PDIP Kota Solo tersebut, meminta kepada para pendiri PDP untuk tidak lagi merecoki atau menjelekkan PDIP. Bahkan dia menantang PDP menggelar apel kader untuk menunjukkan jumlah pendukungnya."Seorang kader mendirikan atau bergabung ke partai lain, maka dia semenjak itu bukan lagi kader dari partai asalnya. Aturannya begitu. Karena itu saya minta para tokoh di PDP tidak lagi merecoki atau menjelek-jelekkan kami untuk mencari pendukung bagi partai barunya," ujar Mangara."Bahkan dengan tegas saya tantang mereka, kalau berani gelar apel kader baik di tingkat pusat maupun di daerah-daerah. Nanti kita akan jadi tahu sejauh mana mereka memiliki massa atau kader pendukung. Sebab saya khawatir, partai mereka ini nanti hanyalah partai pengurus saja," lanjutnya.
(atq/)











































