500 Pendemo Tuntut Indonesia Keluar dari WTO

500 Pendemo Tuntut Indonesia Keluar dari WTO

- detikNews
Minggu, 18 Des 2005 09:09 WIB
Jakarta - Aksi penolakan terhadap organisasi perdagangan dunia (WTO) juga dilakukan di Indonesia. Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialisme (Perisai) akan melakukan demonstrasi yang menuntut Indonesia keluar dari WTO. "Ada 500 orang yang akan berdemo di Istana Presiden. mereka adalah organisasi buruh, perwakilan petani, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan mahasiswa," kata Humas Perisai Dani Setiawan ketika dihubungi detikcom Minggu (18/12/2005).Menurut Dani, aksi ini akan dilakukan di depan Istana Negara Jakarta. Mereka menuntut supaya pemerintah Indonesia untuk keluar dari WTO."Tidak ada untungnya masuk WTO. Hanya membuat rakyat susah," jelasnya.Selain itu proses liberalisasi yang dilakukan WTO sangat menyengsarakan rakyat. Bahkan, Dani menilai proses liberalisasi itu merupakan penjajahan model baru."Proses liberalisasi baik perdagangan, pertanian, Migas dan lain-lain merupakan agenda perusahaan asing agar dapat menancapkan kuku jajahannya di Indonesia," tandas Dani.Dani mencontohkan, kasus utang luar negeri Indonesia yang mencapai Rp 140 triliun lebih. Untuk membayar itu maka pemerintah harus melakukan pengiritan APBN. "Coba kalau kita tidak mengutang, kita bisa saving Rp 150 triliun per tahunnya. Tapi sayangnya kita sudah terjebak perangkap dari mereka," urainya.Bahkan Dani menilai, pembuatan hutang yang digulirkan negara-negara maju tidak bisa dilepaskan dari kepentingan baik secara ideologis maupun eksploitatif terhadap negara penerima hutang."Dengan demikian maka perusahaan asing bisa membuka pasarnya di Indonesia serta menghasilkan surplus bagi negaranya," tegas Dani. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads