Warga Berkumpul Saat Penutupan McD Sarinah, Ini Kata Polisi

Matius Alfons - detikNews
Senin, 11 Mei 2020 17:28 WIB
Penutupan McD Sarinah
Foto: Tangkapan layar Twitter
Jakarta -

Warga berkerumun saat restoran cepat saji McDonald's Sarinah Thamrin menutup gerainya. Polisi ikut turun tangan membubarkan kerumunan warga saat itu.

"Iya jadi itu kemarin kumpul-kumpul spontanitas ya, orang-orang merasa Sarinah adalah gedung mall pertama, sejarahnya banyak, McD juga pertama di Indonesia, jadi spontanitas merasa empati kumpul di sana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Senin (11/5/2020).

Yusri menyebut saat itu pihaknya mendapat laporan ada perkumpulan di Sarinah tersebut. Polisi datang ke lokasi dan mengimbau warga untuk bubar.

"Kita imbau lalu membubarkan mereka semua, nggak ada lagi kelanjutannya," ucapnya.

Hanya, tidak ada yang diamankan saat itu meski para warga yang berkerumun itu melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Polisi juga tidak memberikan sanksi bagi warga yang berkerumun itu.

"Hanya spontanitas aja, nggak mungkin dihukum juga, spontanitas aja, kecuali ngundang. Spontanitas mereka aja, empati aja, sehingga kita datang ke sana kita bubarkan aja, itu juga bukan kayak demo buruh," ujar Yusri.

Diketahui, McD Sarinah resmi melakukan penutupan gerai secara permanen pada Minggu (10/5) malam. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, acara tersebut membuat warga berkerumun untuk menyaksikan penutupan itu.

(maa/mea)