Kecewa Tak Diberi Upah, Buruh Bangunan Rusak Tugu Ikon Wisata Raja Ampat

Jabbar Ramdhani - detikNews
Senin, 11 Mei 2020 16:47 WIB
Piaynemo di Raja Ampat, Papua Barat
Piaynemo di Raja Ampat (Firdaus Anwar/detikcom)
Jakarta -

Seorang buruh bangunan berinisial YT (31) ditangkap polisi karena merusak ikon wisata di Raja Ampat, Papua Barat. YT mengaku marah karena belum menerima upah kerja.

"Sementara pengakuan dia begitu saat diperiksa, memang kesal belum dapat upah," kata Kapolres Raja Ampat AKBP Andre JW Manuputty saat dihubungi, Senin (11/5/2020).

Dia mengatakan YT mengamuk dengan merusak tugu pada Sabtu (9/5) dini hari. Pada Sabtu malam, YT langsung ditangkap.

Andre menjelaskan, YT kecewa tak menerima upah di saat teman lainnya sudah menerima. YT merusak tugu tersebut setelah sempat minum-minuman beralkohol.

"Kronologinya, sekitar 2 hari sebelum kejadian ada perusahaan yang dapat proyek pembangunan tugu membagikan upah, tapi memang belum semua, baru beberapa. Kemudian dia termasuk yang belum dapat. Dia ngeluh lah," ucapnya.

"Malamnya dia minum-minum dulu dengan temannya. Setelah itu dia antar teman pulang, balik lagi dia singgah di situ. Karena emosi, dia hancurkan huruf-huruf yang ada di tugu," tambah Andre.

Polres Raja Ampat masih mendalami kasus ini. Polisi juga memeriksa kontraktor yang mempekerjakan YT.

(jbr/idh)