Gerainya Tutup, Apa Sanksi untuk McD Sarinah Pelanggar PSBB?

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 11 Mei 2020 15:18 WIB
Resto cepat saji McDonalds di pusat perbelanjaan Sarinah akan ditutup usai 29 tahun beroperasi. Yuk, lihat lagi perjalanan gerai McD pertama di Indonesia itu.
Foto: Istimewa/Dok. Facebook McDonalds Sarinah
Jakarta -

McDonalds (McD) Sarinah dinilai melanggar aturan PSBB karena membuat acara yang menimbulkan kerumunan orang. Pemprov DKI Jakarta menyebut akan memberikan sanksi surat peringatan tertulis.

"Kalau di kami kan nanti larinya rekomendasi, surat peringatan gitu. Surat peringatan tertulis," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadisparekraf) DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia, saat dihubungi, Senin (11/5/2020).



Cucu mengatakan, nantinya surat tersebut akan ditujukan pada pihak McD Sarinah. Menurutnya teguran ini tidak dapat dilakukan ke McD pusat, karena adanya perbedaan management.

"Ke McD Sarinahnya, kita nggak bisa negor yang pusat, pusat nggak ada korelasinya juga," kata Cucu.

"Untuk managementnya berbeda, setiap outlet. Kalau McD itukan lebih ke pembuat Franchise misalnya bahan bakunya biar rasanya sama itukan tanggung jawab sana (pusat). Tapi operasional masing-masing itu beda-beda," sambungnya.

Satpol PP sendiri telah melakukan peneguran pada pihak McD Sarinah saat kejadian. Menurut Cucu, peneguran dari pihak Satpol PP telah sesuai dan cukup.

Tonton juga 'Warga Ramai-ramai Lihat McD Sarinah Ditutup, Netizen Geram':

[Gambas:Video 20detik]

"Kan dia udah dapat teguran dari Satpol PP. Saya kira sudah cukup lah, sama aja ko kita satu instansi juga. Ya kita mau tegur gimana, udah tutup," tuturnya.

Diketahui, McD Sarinah resmi melakukan penutupan gerai secara permanen pada Minggu (10/5) malam. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, penutupan tersebut membuat banyak warga berkerumun menyaksikan penutupan.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, kerumunan tersebut terjadi karena acara yang dibuat oleh pihak McD Sarinah. Acara ini menarik perhatian warga yang melintas, sehingga menjadi berkerumun.

(dwia/tor)