Penanganan di Mina Dimatangkan

Info Haji

Penanganan di Mina Dimatangkan

- detikNews
Minggu, 18 Des 2005 05:11 WIB
Madinah - Jamaah haji Indonesia telah mulai berdatangan ke Kota Suci Makkah. Bagaimana penanganan Mina? Hingga kini Teknis Urusan Haji (TUH) Konjen Jeddah masih terus mematangkan rencana penanganannya. Ada kemungkinan prosedurnya diubah. Pada musim haji tahun 2005 lalu penanganan Mina cukup sukses. Saat itu penanganannya masih di bawah Daerah Kerja (Daker) Madinah. Sedangkan untuk tahun 2006 ini, penanganan Mina akan dikoordinatori oleh Koordinator Pengamanan Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Kolonel Sukirman Azmi. Konsul Jenderal (Konjen) Jeddah Tajuddin Noor saat ditanya mengenai persiapan penanganan di Mina mengaku sudah menyiapkan prosedurnya. "Kita sudah memiliki blue print, dan nanti tinggal dilaksanakan," kata Tajuddin di Daker Madinah, Jl. Mathar (Airport), Madinah, Jumat (16/12/2005) lalu seperti dilaporkan reporter detikcom dari Madinah Arifin Asydhad.Saat ditanya apakah nanti akan ada perubahan penanganan dibanding tahun lalu, Tajuddin menjawab secara diplomatis. "Tidak ada istilah perubahan, tapi penyesuaian terhadap perkembangan kondisi-kondisi di lapangan," ujar dia. Namun, Tajuddin belum menjelaskan tentang penyesuaian apa yang akan dilakukan pemerintah dalam penanganan Mina. Bila ditilik, penanganan jamaah haji di Mina nantilah yang akan menjadi 'perang' sungguhan para petugas haji. Sebab, selama ini, di Mina inilah banyak masalah yang muncul. Dari banyaknya jamaah haji Indonesia yang tersesat sampai banyaknya jamaah yang perlu mendapat perawatan. Riduan Syaharani, Wakadaker bidang Kasus dan Persiapan Mina, saat ditemui detikcom, mengaku hingga saat ini belum ada pembahasan mendetil tentang penanganan jamaah haji di Mina nanti. "Kita belum tahu seperti apa nanti. Sebab, nanti akan dikoordinasi Teknis Urusan Haji (TUH)," kata dia. Sementara Wakil Kepala Daker Madinah dr Anasrul S Rahman menyatakan, pelayanan kesehatan di Mina akan menjadi tanggung jawab dokter di Daker Madinah. "Kita sudah memiliki prosedur tetap tentang penanganan Mina," kata Anasrul. Namun, hingga kini pihaknya belum diajak rapat koordinasi oleh TUH terkait penanganan Mina. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads