Insiden Kecil di Pemondokan Makkah

Info Haji

Insiden Kecil di Pemondokan Makkah

- detikNews
Sabtu, 17 Des 2005 22:46 WIB
Madinah - Insiden kecil terjadi di pemondokan jamaah haji asal Indonesia di kawasan Jarwal, Makkah, Sabtu (17/12/2005) waktu Arab Saudi (WAS). Seorang pimpinan KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) memaksa Daker Makkah untuk menempatkan jamaahnya dalam satu lantai. Insiden ini terjadi saat para jamaah tersebut baru saja tiba di Makkah pukul 04.00 WAS, setelah menempuh perjalanan sekitar 7 jam dari Madinah. Pimpinan KBIH jamaah tersebut menolak pembagian pemondokan yang membuat jamaahnya tidak berada satu lantai. Atas insiden ini, Kepala Operasional Teknis Urusan Haji (TUH) Nur Samad Kamba menyayangkannya."Pembimbing ibadah kok ngatur organisasi. Ketika mereka mengatur malah membuat kacau balau di lapangan, struktur organisasi berbeda, tidak paham sistem yang berlaku," kata Nur Samad seperti dilaporkan reporter detikcom dari Madinah Arifin AsydhadNur Samad mencontohkan, satu kasus serupa di Madinah yang justru merugikan jamaah. "Jamaah jadi korban penundaan penempatan selama 6 jam, karena KBIH memaksa untuk mencari tempat lain yang jaraknya lebih deket ke Masjid Nabawi. Akhirnya jamaah mendapat tempat baru yang lebih dekat namun kondisi pemondokan lebih buruk," ungkap Nur Samad.Nursamad mempertanyakan, fungsi KBIH yang dinilai telah melampaui kewenangannya karena ikut mengatur masalah penempatan jamaah. Padahal, lanjut dia, semula keberadaan KBIH hanya sebatas memberikan bimbingan ibadah haji kepada jamaah, dan penempatan jamaah di pemondokan telah diatur oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) jauh-jauh hari sebelumnya. Untuk itu, Nur Samad mengusulkan perlunya dilakukan penertiban keberadaan KBIH. "Kalau untuk kepentingan ibadah saya kira tidak apa-apa, bagaimana berniat, bagaimana berihrom, bagaimana berzikir tapi kalau ikut mengatur organisasi perjalanan, pemondokan itu sudah nggak bener," tegas Nur Samad. Sementara itu, jamaah haji Indonesia terus berdatangan ke Kota Suci Madinah. Jamaah gelombang I akan terus berdatangan ke Madinah hingga 20 Desember 2005. Namun, sebagian besar jamaah haji Indonesia saat ini sudah memasuki pemondokan di ring II dan ring III. Ring II berjarak sekitar 300-700 meter dari Masjid Nabawi. Sedangkan Ring III berjarak 700-1.200 meter dari Masjid Nabawi. Sebagian pemondokan Ring I yang berjarak 0-300 meter dari Masjid Nabawi telah selesai kontraknya. Pemondokan di Ring I sebagian besar diperuntukan bagi jamaah haji yang mendapat kloterawal. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads