Satgas COVID-19 Bengkulu Diminta Buka Identitas Pasien Agar Warga Waspada

Hery Supandi - detikNews
Minggu, 10 Mei 2020 19:21 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Foto: Edi Wahyono-detikcom)
Bengkulu -

Satgas COVID-19 Bengkulu diminta membuka identitas pasien terkait Corona di Bengkulu. Identitas pasien dinilai perlu diungkap ke publik agar masyarakat waspada.

"Kami meminta Satgas COVID-19 membuka identitas pasien ke publik agar bisa dilakukan antisipasi penularan kembali," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler, Minggu (10/5/2020).

Dia mengatakan identitas pasien harus dibuka agar tidak muncul fitnah di tengah masyarakat. Dia menilai hal itu bisa membuat informasi terkait Corona lebih valid.

"Dengan dibuka ke publik agar publik tidak saling curiga dan tidak timbul fitnah," ucapnya.

Koordinator Tanggap Darurat Bencana Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Bengkulu, MS Akhiry, juga meminta identitas pasien terkait Corona dibuka. Dia menilai warga bisa lebih waspada jika tahu identitas pasien terkait Corona yang ada di Bengkulu.

"Lebih baik jika data siapa-siapa saja nama dan alamat mereka yang dinyatakan positif itu agar masyarakat bisa lebih waspada dan hati-hati supaya tidak kontak. Ini juga sebagai upaya untuk memutus mata rantai penularan COVID-19," ujar Akhiry.

Dia juga mengingatkan agar orang-orang yang sedang menunggu hasil tes swab terkait Corona tidak diizinkan keluar rumah. Menurutnya hal itu merupakan bagian dari pencagahan penularan Corona.

"Seharusnya orang yang sudah diambil spesimen swab itu dia tidak boleh beraktivitas di luar dan harus melakukan isolasi mandiri sampai hasil swab dari laboratorium itu diketahui," tutur Akhiry.

(haf/haf)