Ganjar: Siapa Pun Berpikir Korupsi di Masa Pandemi Ini, Laknat Dunia Akhirat!

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Sabtu, 09 Mei 2020 13:11 WIB
Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Humas Pemprov Jateng)

Terkait dengan data, termasuk data bansos, Gajar menyebut data itu belum clear. Karena itulah, ia mengerahkan seluruh SDM hingga Forkopimda dan Kejaksaan untuk ikut mengoreksi data tersebut.

"Dan saya juga hitung, saya sampaikan kepada pejabat saya semuanya, 'Bapak, Ibu, sampaikan kepada masyarakat, bantuan dari pemerintah tidak akan pernah cukup, tolong sampaikan, tidak akan pernah cukup', berulang-ulang. Agar masyarakat siap sedia bahwa situasi global ini harus kita siapkan diri bagaimana mereka survive," ungkap Ganjar.

"Makanya saya buatkan program namanya 'jogo tonggo', jogo tonggo itu menjaga tetangga, levelnya RW, untuk mulai mereka mendata, mereka mencegah, mereka mengedukasi, termasuk lumbung pangan," lanjut dia.

Ganjar pun menyampaikan pihaknya terus berusaha mengoptimalkan data dan bantuan yang diberikan untuk masyarakat. Ganjar mengatakan dana di luar APBD juga disiapkan untuk membantu masyarakat.

"Kalau dari pemerintah bisa melakukan optimal pendataan, itu diberikan, yang tidak bisa, jangan. Karena saya menyiapkan anggaran di luar APBD. Apa itu? Kami punya zakat, infak, sodakoh, terhimpun di Baznas dan yang muslim kemudian kita minta tolong Anda membayar zakatnya di awal Ramadhan. Sekarang dengan Baznas, dengan Majelis Ulama sudah kita sampaikan agar ini memberikan apa ya, agar tenang, agar tenang," tuturnya.


(azr/jbr)