AS Berantas Prostitusi Anak, 19 Orang Ditangkap
Sabtu, 17 Des 2005 13:25 WIB
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat tengah menggalakkan operasi pemberantasan prostitusi anak. Sebanyak 19 orang ditangkap dalam dua hari terakhir ini atas peran mereka dalam perdagangan seks.Demikian disampaikan pejabat-pejabat Departemen Kehakiman AS seperti diberitakan kantor berita Reuters, Sabtu (17/12/2005).Jaksa Agung Alberto Gonzales mengatakan, dakwaan dan penangkapan itu merupakan bagian dari "Innocence Lost", sebuah investigasi yang tengah berlangsung terhadap prostitusi anak dan sindikat terorganisir yang membujuk anak-anak masuk ke perdagangan seks di AS."Masyarakat kita tidak memberi tempat bagi mereka yang memangsa anak-anak dan tidak memberi toleransi untuk prostitusi anak atau perdagangan seks," ujar Gonzales pada konferensi pers di Washington, AS.Lebih dari 30 anak, paling muda berusia 12 tahun, berhasil diselamatkan dalam tahap terbaru operasi pemberantasan prostitusi anak berskala nasional ini. Sejak operasi "Innocence Lost" dimulai pada 2003 lalu, sedikitnya 200 anak telah diselamatkan dan 500 orang telah ditangkap.Chris Swecker, kepala divisi investigasi kriminal FBI, mengatakan bahwa studi terbaru menunjukkan bahwa sekitar 300 ribu kaum muda di AS berisiko menjadi korban eksploitasi seksual dan komersial."Sebagian besar dari anak-anak ini lari dari rumah karena kekerasan fisik, seksual dan psikologis," ujar Swecker. Diimbuhkannya bahwa umur rata-rata anak yang masuk ke dunia pelacuran adalah 14 tahun.
(ita/)











































