Kisah Turunnya Al-Qur'an

Antara Nuzulul Qur'an dan Lailatul Qadar

Niken Widya Yunita - detikNews
Jumat, 08 Mei 2020 20:16 WIB
lailatul qadar, nuzulul quran
Foto: Getty Images/iStockphoto/Choreograph/Antara Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar
Jakarta -

Nuzulul Qur'an merupakan turunnya Al-Qur'an surat Al-Alaq ayat 1-5 pada 17 Ramadhan. Al-Qur'an turun bertahap setiap malam Lailatul Qadar selama 23 tahun.

Ustaz Abdul Somad mengatakan ada beberapa pendapat mengenai malam turunnya Al-Qur'an. Namun, berdasarkan Mahzab Imam Syafi'i, Al-Qur'an turun pada 17 Ramadhan.

"Pendapat yang mengatakan (Nuzulul Quran) malam 17 (yaitu) mazhab Syafii: yang kami turunkan (Al-Qur'an) kepada hamba kami, Muhammad Rasulullah SAW, pada malam harinya ketemu dua pasukan, malam 17 Ramadhan," ujar Ustaz Abdul Somad kepada detikcom.

Dua pasukan yang dimaksud UAS adalah berdasarkan Surat Al-Anfal ayat 41, yakni Yaumul Furqān, waktu bertemunya dua pasukan, yaitu pasukan kaum muslimin dan kafir Quraisy di Badar atau Perang Badar. Nah, malam 'Yaumar Al-Furqan adalah tanggal 17 bulan Ramadhan.

Sedangkan malam Lailatul Qadar, menurut Ustaz Abdul Somad, adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu, seluruh malaikat turun, sehingga banyak cahaya. Malam Lailatul Qadar terjadi pada 10 malam terakhir Ramadhan.

Senada dengan Ustaz Abdul Somad, Ustaz Abul Hayyi Nur, pimpinan Pesantren Syawarifiyyah, Rorotan, Jakarta Utara, kepada detikcom menyebutkan ada beberapa pendapat tentang Al-Qur'an diturunkan pada 17 Ramadhan. Meski demikian, bukan berarti salah.

Ustaz Hayyi menyebutkan turunnya Al-Qur'an terjadi dalam dua proses. Al-Qur'an turun pertama pada 17 Ramadhan. Surat yang pertama turun adalah surat Al-Alaq ayat 1-5.

"Al-Qur'an turun secara menyeluruh pada malam Lailatul Qodar. Makanya tanggal 17 Ramadhan dijadikan peringatan malam Nuzulul Quran," kata Ustaz Hayyi kepada detikcom.

Seperti Ustaz Hayyi, dalam buku 'Permata Al-Quran' karya Prof Dr H Muhammad Chirzin MAg disebutkan, sejarah turunnya Al-Qur'an dibagi menjadi tiga periode. Periode pertama berlangsung sekitar 4-5 tahun. Periode ini menimbulkan berbagai reaksi pada masyarakat Arab.

Periode kedua berlangsung sekitar 8-9 tahun. Pada periode ini, ayat-ayat Al-Qur'an sanggup memblokade paham jahiliah dari segala segi sehingga mereka tidak lagi memiliki arti dan kedudukan dalam akar pikiran sehat. Periode ketiga berlangsung selama 10 tahun. Pada masa ini dakwah Al-Qur'an telah mencapai atau mewujudkan prestasi yang sangat besar.

Ayat terakhir yang turun adalah surat Al-Baqarah ayat 281. Oleh karena itu, dari ayat pertama turun sampai terakhir kali memakan waktu sekitar 23 tahun pada bulan Ramadhan.

(nwy/erd)