ADVERTISEMENT

Kisah Turunnya Al-Qur'an

Tentang Al-Alaq, Wahyu Pertama yang Diterima Nabi Muhammad

Niken Widya Yunita - detikNews
Jumat, 08 Mei 2020 16:00 WIB
Surat Al Alaq ayat 1-5
Foto: Getty Images/iStockphoto/artisteer/Tentang Al Alaq, Wahyu Pertama yang Diterima Nabi Muhammad
Jakarta -

Surat yang diturunkan pertama kali saat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu adalah Al-Alaq ayat 1-5. Muhammad menerima wahyu tersebut dari Malaikat Jibril, perantara Allah SWT.

Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Abul Hayyi Nur, pemimpin Pesantren Syawarifiyyah, Rorotan, Jakarta Utara, kepada detikcom mengatakan, Al-Qur'an turun pertama kali pada 17 Ramadhan. Saat itu surat yang turun adalah Surat Al-Alaq ayat 1-5.

Rasulullah menerima wahyu pertama di Gua Hira. Waktunya pada 17 Ramadhan atau pada 6 Agustus 610 Masehi.

Dalam buku Pengantar Studi Al-Qur'an oleh Abdul Hamid, Lc, MA, hadits riwayat Bukhari dan Muslim menyebutkan, Malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Malaikat mendatanginya seraya berkata: Iqra (bacalah). Maka Rasulullah menjawab, "Aku tidak bisa membaca."

Beliau menjelaskan: Lalu malaikat itu pun menarik dan menutupiku, hingga aku pun merasa kesusahan. Kemudian malaikat itu kembali lagi padaku dan berkata Iqra. Aku menjawab, "Aku tidak bisa membaca."

Ia menarik lagi dan mendekapku ketiga kalinya hingga aku merasa kesusahan. Kemudian malaikat itu menyuruhku kembali seraya membaca, Iqra bismirabbikal ladzii kholaq. Kholaqol insaana min 'alaq. Iqra wa robbukal akram. Alladzii 'allamal bil qolaam. Hingga 'allamal insaana maa lam ya'lam.

Maka dengan badan yang menggigil akhirnya Rasulullah kembali pulang ke rumahnya. Beliau meminta istrinya, Khadijah menyelimutinya.

Berikut surat Al Alaq ayat 1-5 :

اِقۡرَاۡ بِاسۡمِ رَبِّكَ الَّذِىۡ خَلَقَۚ

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,

خَلَقَ الۡاِنۡسَانَ مِنۡ عَلَقٍۚ

2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

اِقۡرَاۡ وَرَبُّكَ الۡاَكۡرَمُۙ

3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,

الَّذِىۡ عَلَّمَ بِالۡقَلَمِۙ

4. Yang mengajar (manusia) dengan pena.

عَلَّمَ الۡاِنۡسَانَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡؕ

5. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.

Turunnya Surat Al-Alaq 1-5 ini sekaligus sebagai pengukuhan status Muhammad sebagai rasul. Muhammad menerima perintah menyampaikan serta mendakwahkan agama Islam.

Abdul Hamid juga menyebutkan Al-Qur'an diturunkan secara bertahap selama 23 tahun selama bulan Ramadhan. Hal ini untuk menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya, yakni Taurat, Zabur, dan Injil.

Petunjuk ini sesuai dengan Surat Al Isra ayat 106:

وَقُرْاٰنًا فَرَقْنٰهُ لِتَقْرَاَهٗ عَلَى النَّاسِ عَلٰى مُكْثٍ وَّنَزَّلْنٰهُ تَنْزِيْلًا

"Dan Al-Qur'an itu telah kami turunkan dengan berangsur-angsur agar engkau (Muhammad) membacakannya perlahan-lahan kepada manusia. Dan kami menurunkannya secara bertahap." (Al Isra ayat 106).

(nwy/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT