Round-Up

Sederet Langkah Indonesia Tangani Kasus Pelarungan ABK

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 07 Mei 2020 22:25 WIB
Menlu Retno Marsudi
Foto: Menlu Retno Marsudi (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah akan melakukan sejumlah langkah untuk menangani kasus pelarungan anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) di kapal berbendera China, Long Xin. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meminta bantuan pihak Korea Selatan.

Sebuah video viral beredar menunjukkan sejumlah orang melempar jenazah anak buah kapal (ABK) ke laut. Diketahui ABK tersebut adalah WNI. Ada 3 WNI yang meninggal di kapal Long Xin tersebut.

Tiga WNI yang dilarung ke laut itu disebut mengidap penyakit menular. Pelarungan terpaksa dilakukan untuk menjaga ABK lainnya. Pelarungan tersebut juga dinilai sudah sesuai prosedur yang berlaku.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mendapatkan informasi ada dua jenazah ABK WNI yang dilarung di perairan Samudra Pasifik pada Desember 2019.

Keputusan pelarungan jenazah ini diambil oleh kapten kapal karena kematian disebabkan penyakit menular dan hal ini berdasarkan persetujuan awak kapal lainnya.

Atas kejadian itu, KBRI Beijing telah menyampaikan nota diplomatik meminta penjelasan atas kasus ini. Nota diplomatik KBRI Beijing telah dijawab oleh Kemlu RRT yang menjelaskan bahwa pelarungan telah dilakukan sesuai praktik kelautan intern untuk menjaga kesehatan awak kapal sesuai ketentuan ILO.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3