Anggota DPR Soroti Wacana Penunjukan Himbara Jadi Penyangga Likuiditas

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 07 Mei 2020 13:59 WIB
Politikus Gerindra Andre Rosiade di DPR
Andre Rosiade saat mengikuti rapat virtual di komisi VI DPR/Foto: Istimewa
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyoroti tentang rencana penunjukan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai penyangga bagi bank-bank yang mengalami kesulitan likuiditas. Menurut Andre, fungsi tersebut merupakan ranah regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengawas dan pengelola ekosistem industri keuangan.

"Kalau Himbara yang menjadi tumpuan untuk menilai dan membantu likuiditas bank-bank yang sedang kesulitan, kerja OJK ngapain dong? Ini kan seharusnya OJK yang melakukan bukan Himbara sebagai bank yang diawasi oleh OJK," kata Andre dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bank-bank yang mulai mengalami kesulitan likuiditas bisa melakukan mekanisme antarbank dengan bank Himbara. Dengan alasan bahwa bank Himbara mendapatkan likuiditas yang digelontorkan dari Kementerian Keuangan melalui Bank Indonesia (BI) dalam bentuk simpanan.

Andre mengatakan, saat ini semua negara termasuk Indonesia sedang memasuki masa krisis yang berimbas kepada perekonomian. Hal ini juga berpotensi mengganggu likuiditas bank-bank di Tanah Air. Untuk mengantisipasi kondisi ini, sambung Andre, Presiden sudah akan membantu dengan mengeluarkan Perppu, sehingga tidak ada alasan bagi regulator perbankan untuk tidak melakukan fungsinya dalam menangani kesulitan likuiditas beberapa bank.

Selanjutnya
Halaman
1 2