Daerah Konflik Jadi Kawah Candradimuka Para Teroris
Sabtu, 17 Des 2005 08:05 WIB
Jakarta - Pemberantasan terorisme selama ini dinilai kurang efektif lebih disebabkan karena adanya daerah konflik seperti Poso dan Ambon yang belum ditangani secara tuntas. Soalnya daerah konflik menjadi kawah candradimuka para teroris."Daerah konflik itu menjadi tempat persemaian teroris yang menjadi semacam kawah candradimuka dan selama daerah itu belum ditangani secara tuntas bagaimanapun pemberantasan teroris tidak akan efektif," kata pengamat politik Riza Sihbudi kepada detikcom Sabtu (17/12/05).Daerah konflik itu, menurutnya ada indikasi diproyekkan. "Kalau dalam skala global seperti Afghan dan Iraq," cetusnya.Bla para penegak hukum mengeluhkan kurang tegasnya aturan hukum untuk menanggulangi terorisme, justru dia melihat masalah ada pada aparat penegak hukumnya. Jadi bukan karena lembeknya aturan hukum, aparatnya sendiri tidak mau introspeksi mereka harus profesional diikuti dengan kerjasama yang baik dan penegakkan hukum tidak pandang bulu.Selama ini, dia melihat, TNI dan Polri tidak padu dalam menangani kasus terorisme dan bila tidak dibenahi itu justru akan menyulitkan "Bukan saya meragukan kerja desk anti teror, tapi selama ini mereka seolah hanya menjadi simbol penanganan terorisme, tetapi aparatnya sendiri tidak diikuti koordinasi dan profesionalisme," ungkapnya.
(mar/)











































