14 ABK WNI Selamat dari Kapal China Pembuang Jenazah, 1 Orang Wafat di Korsel

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 07 Mei 2020 13:18 WIB
Dubes RI untuk Korea Selatan.
Dubes RI untuk Korsel Umar Hadi (KBRI Seoul)
Jakarta -

Berita dilarungnya jenazah anak buah kapal (ABK) yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) menghebohkan Korea Selatan dan Indonesia. Ada 14 ABK WNI yang selamat dan kini tengah menjalani masa karantina virus Corona di Korea Selatan.

Dijelaskan Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi, kapal tempat para WNI bekerja itu adalah kapal penangkap ikan berbendera China bernama Long Xing 629. Sebanyak 15 ABK WNI dari kapal Long Xing 629 kemudian dioper ke kapal lainnya dan akhirnya sandar di pelabuhan Busan pada 24 April lalu.

Namun tidak semua dari 15 WNI itu dalam kondisi sehat. Ada salah satu dari mereka yang sakit dan akhirnya meninggal dunia.

"Selama mereka dikarantina di Kota Busan sejak 24 April itu, satu di antaranya memang sudah sakit keras sejak turun dari kapal. Kami fasilitasi ke rumah sakit, namun yang bersangkutan akhirnya meninggal dunia pada 29 April, dan meninggal karena didiagnosis penyakitnya pneumonia. Ini jenazah sedang kami urus. Insyaallah segera bisa dipulangkan ke Tanah Air dalam waktu tidak terlalu lama," kata Umar Hadi dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (7/5/2020).

Adapun 14 ABK WNI masih menjalani masa karantina 14 hari di Busan. Kini 13 hari sudah berlalu. Kondisi 14 orang Indonesia itu sehat walafiat.

"Sementara itu, yang 14 ABK lainnya yang dikarantina di Busan, mereka dalam keadaan baik, dalam keadaan sehat sekarang," kata Umar.

Penjelasan Dubes RI di Korsel soal Dugaan Eksploitasi ABK WNI:

Selanjutnya
Halaman
1 2