Jamaah Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Makkah
Sabtu, 17 Des 2005 02:54 WIB
Madinah - Jamaah haji Indonesia gelombang I yang sebelumnya melakukan ibadah dan ziarah selama 8 hari di Kota Madinah, Jumat (16/12/2005) malam mulai diberangkatkan ke Makkah untuk melakukan umrah. Sedikitnya ada 7 kloter yang diberangkatkan malam ini.Para jamaah haji mulai meninggalkan pemondokannya di hotel-hotel di kawasan Masjid Nabawi pada Jumat sore dengan menumpang sejumlah bus. Jamaah haji laki-laki tampak mengenakan pakaian ihram, sementara jamaah perempuan mengenakan mukena warna putih.Dalam perjalanan menuju Makkah, para jamaah haji harus berhenti dulu di Terminal Hijrah, Madinah. Di tempat ini, mereka akan menjalani pemeriksaan dokumen perjalanan, seperti paspor, dan lain-lain. Pemeriksaan dokumen ini biasanya memakan waktu sekitar 1 jam, bahkan bisa lebih, tergantung kesigapan aparat Imigrasi Arab Saudi.Setelah pemeriksaan dokumen selesai, jamaah haji akan menuju Masjid Bir Ali yang terletak tidak jauh dari Terminal Hijrah. Di masjid inilah, mereka memulai miqat (berniat) umrah. Dari tempat ini, jamaah haji laki-laki harus mengenakan pakaian ihram.Setelah melakukan miqat, para jamaah haji akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Makkah. Perjalanan akan ditempuh sekitar 5-6 jam. Sesampai di Makkah mereka akan langsung melakukan umrah.Kepala Daker Madinah Ahmad Kartono, Wakadaker Kedatangan dan Pemulangan Jamah Haji Cepi Supriatna, Wakadaker Hubungan Instansi dan Protokel Mashuri Alim staf pelayanan umum yang juga pemantau haji Henky Hermansyah, dan anggota DPR Said Abdullah telah memantau persiapan pemberangkatan jamaah haji di Terminal Hijrah dan Bir Ali ini.Cepi Supriatna menyatakan, setidaknya ada 7 kloter yang diberangkatkan malam ini. "Sekarang ini, sebagian jamaah masih berada di Terminal Haji. Proses pemeriksaan di Terminal Hijrah bisa lama, tergantung petugas Imigrasi," kata Cepi saat ditemui di Masjid Bir Ali pukul 18.40 Waktu Arab Saudi.Pemantauan detikcom di Masjid Bir Ali, sejumlah jamaah haji dari negara lain tampak mulai mengambil miqat. Selain jamaah haji asal Indonesia, tampak juga jamaah haji asal India dan Malaysia.
(mar/)











































