Early Warning Tsunami Diuji Coba
Jumat, 16 Des 2005 20:28 WIB
Banda Aceh - Early Warning System atau sistem pendeteksi awal tsunami yang sudah dipasang di Desa Cot Lamkueh, Kecamatan Meuraxsa, Banda Aceh, diuji coba, Jumat (16/12/2005). Jika tsunami atau bencana alam lainnya datang, alat ini akan berbunyi sepanjang 1 menit. Alat yang bernama Federal Signal ini dapat dioperasikan melalui GSM ke GSM atau GSM melalui satelit atau sebaliknya. Selain itu, alat yang diharapkan dapat memberikan peringatan dini kepada warga di sekitar lokasi bencana ini dapat merekam 16 model pesan.Pemasangan alat ini tidak hanya untuk mendeteksi tsunami paska gempa, tapi juga dapat mengabarkan kejadian bencana alam lainnya seperti banjir atau longsor bahkan juga peristiwa seperti kebakaran."Setiap bulannya nanti setelah tanggal 26 Desember nanti, kita akan sosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat menegrti arti tiap sirene yang berbunyi," ujar Hendra Gunawanm Manager New Product PSN pada pers, Jumat (16/12/2005).Sayangnya, daya jangkau alat ini hanya berkisar 2,1 km. Meski begitu, disebutkan Hendra, direncanakan akan ada 6 Federal Signal yang akan diapsang untuk beberapa wilayah di Kota Banda Aceh.Dipilihnya lokasi Cot Lamkueh untuk pemasangan yang pertama, karena daerah ini terbilang paling parah dihantam tsunami pada 26 Desember tahun lalu.Pada tanggal 26 nanti, alat ini akan berbunyi sepanjang 2 menit sebagai tanda mengheningkan cipta mengenang kejadian tsunami. Rencananya, presiden akan hadir untuk meresmikan pemakaian sistem pendeteksi dini ini.
(mar/)











































