Gubernur Riau Wanti-wanti Kerawanan Pangan di Tengah Pandemi Corona

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 06 Mei 2020 12:52 WIB
Kegiatan Gubernur Riau Syamsuar di Kampar (Chaidir-detikcom)
Foto: Kegiatan Gubernur Riau Syamsuar di Kampar (Chaidir-detikcom)
Kampar -

Gubernur Riau Syamsuar bicara soal dampak pandemi Corona (COVID-19) terhadap ketersediaan pangan di Riau. Dia mengatakan selama ini bahan pangan di Riau masih bergantung dari wilayah dan negara lain hingga berpotensi terganggu saat corona.

Hal itu disampaikan Syamsuar saat acara penanaman jagung di Desa Kualu, Tambang, Kabupaten Kampar, Rabu (6/5/2020). Dia mengatakan saat ini gerakan menanam merupakan cara mencegah kerawanan pangan di tengah pandemi Corona.

"Gerakan menanam ini adalah, upaya kita dalam rangka untuk mengatasi kerawanan pangan. Kita tahu tahu kondisi COVID-19 ini sekarang masih berlangsung di tanah air, kita tahu juga bahwa semua butuh pangan, butuh makan," kata Syamsuar.

Syamsuar menyebut produksi padi di Riau belum mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Dari jumlah penduduk hampir 7 juta, produksi yang ada hanya mampu memasok kebutuhan 35 persen masyarakat Riau.

"Untuk kebutuhan beras, kita masih di-support dari provinsi tetangga, Sumbar dan Sumut. Sebagian besar kebutuhan pokok di Riau tergantung dari provinsi tetangga, baik beras, sayur, telur semuanya tergantung pada daerah lain," kata Syamsuar.

Syamsuar menyebut sebagian beras untuk kebutuhan masyarakat Riau maupun Indonesia masih tergantung impor dari Vietnam. Dia khawatir kondisi pandemi membuat ketahanan pangan terganggu.

"Negara mereka juga terdampak COVID-19, satu sisi kita ketergantungan beras. Tentunya mereka memikirkan rakyatnya dulu, baru memikirkan rakyat lain. Makanya saya ajak semua untuk mulai menanam kebutuhan pokok. Kalau ada lahan di sekitar rumahnya dimanfaatkan," kata Syamsuar.

Dia mengatakan ada lima kabupaten yang rawan pangan, di Riau. Kelima kabupaten itu adalah Kabupaten Kepulauan Meranti, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, Pelalawan dan Dumai.

"Kami saat ini memanfaatkan lahan milik Pemprov Riau di sejumlah daerah untuk dimanfaatkan untuk tanaman pangan yang bekerja sama dengan petani setempat. Sehingga hasilnya nanti untuk kebutuhan masyarakat di sini," kata Syamsuar.

Jokowi: FAO Sebut Pandemi Covid-19 Bisa Sebabkan Krisis Pangan Dunia:

(cha/haf)