Dipersilakan Denny Siregar Tempuh Jalur Hukum, Demokrat: Jangan Merasa Kuat

Mochamad Zhacky - detikNews
Rabu, 06 Mei 2020 11:44 WIB
Sekretaris Divisi Hukum Partai Demokrat Ardy Mbalembout (baju biru) dan Koordinator Kongres Advokasi Indonesia (KAI) Nazarudin Lubis (pakai jas) di Bareskrim.
Ardy Mbalembout (berbatik biru) (Dok. detikcom)
Jakarta -

Pegiat media sosial Denny Siregar menolak permintaan pengurus Partai Demokrat (PD) untuk menghapus cuitannya soal putri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Almira Tunggadewi Yudhoyono. Denny bahkan mempersilakan PD untuk menempuh jalur hukum. Apa kata PD?

"Nah, menyangkut dia tidak... misalnya dia menantang, itu silakan saja, itu hak pribadi dia. Saya hanya menyadarkan dia bahwa somasi itu kan salah satu cara, tapi bukan keutamaan untuk menempuh ini," kata Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demokrat Ardy Mbalembout kepada wartawan, Rabu (6/5/2020).

Ardy menyebut PD hanya ingin menyadarkan Denny. Namun dia juga mempertanyakan mengapa Denny dalam cuitannya seolah-olah sudah tahu bahwa laporan yang dilayangkan PD tidak akan diproses oleh polisi.

"Saya pikir, saya menggugah hati dia bahwa dalam keterangan yang lain saya meminta dia tobat nasuhah, bahwa dia tahu bahwa secara delik itu semua masuk," terang Ardy.

"Lah terus kalau dia bertahan bahwa... terus ada cuitannya dia bahwa, kok dia udah tahu bahwa ini tidak terproses, berarti ada apa? Apakah dia itu salah satu bagian dari, apa namanya, daripada institusi yang bakal menyidik? Kan gitu. Loh kok dia lebih tahu duluan, ini penyidikan saja belum masuk, banyak kan tweet-nya dia bahwa ini apabila lemah," papar dia menambahkan.

Ardy menyayangkan sikap Denny yang menurutnya arogan. Dia meminta Denny tidak merasa kuat.

"Saya menyayangkan dia saja, jangan arogansi, jangan merasa kuat, kan gitu. Partai Demokrat tidak ingin berkelahi dengan siapa pun, apalagi dalam situasi seperti ini," cetus Ardy.

Tonton Blak-blakan Denny Siregar: Buzzer, Jokowi, & Enny Arrow:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2