Hargai Hanafi Rais Mundur dari PAN, Mumtaz Bicara soal 'Baper Politik'

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 05 Mei 2020 21:54 WIB
Hanafi Rais
Hanafi Rais (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Loyalis Amien Rais menyebut Hanafi Rais mengundurkan diri dari kepengurusan PAN secara total. Adik kandung Hanafi, Mumtaz Rais, berbicara soal kemungkinan alasan Hanafi Rais mundur serta soal 'baper politik'.

Pertama, Mumtaz Rais menyayangkan kedewasaan berpolitik Hanafi. Namun dia tetap menghormati keputusan apa pun yang diambil Hanafi.

"Kami institusi PAN menghormati keputusan beliau yang mundur, karena tentu sudah dipikirkan dengan baik. Akan tetapi, sebagai rekan berpartai sungguh kami sangat menyayangkan keputusan tersebut karena kedewasaan dalam berpolitik tidak ditunjukkan oleh Saudaraku Hanafi Rais," kata Mumtaz kepada wartawan, Senin (5/5/2020).

Mumtaz menilai semua kader PAN harusnya bijaksana menyikapi situasi politik, khususnya usai kongres PAN yang dimenangi Zulkifli Hasan, mertuanya. Mumtaz menegaskan kemenangan Zulkfli Hasan sebagai Ketua Umum PAN adalah mutlak. Mumtaz memang berada di kubu Zulhas sedari awal, beda dengan ayahnya, Amien Rais, yang mengusung duet Mulfachri Harahap-Hanafi Rais.

"Sudah seharusnya kita semua dapat arif dan bijaksana menyikapi kontestasi politik, khususnya terkait hasil Kongres PAN V 2020 di Kendari yang telah dimenangkan oleh Saudaraku Zulkifli Hasan secara sah dan legitimate, bahkan dengan selisih suara yang sangat telak yakni selisih 106 suara. Itu adalah kemenangan yang mutlak!" tegas Ketua DPP PAN itu.

Secara terang-terangan Mumtaz menyoroti sikap politik sang kakak yang dinilai terlalu bawa perasaan alias baper. Sikap baper Hanafi, menurut Mumtaz, tak akan menularinya.

"Saya juga ingin menggarisbawahi, bahwa sikap 'baper politik' yang dipertontonkan oleh Hanafi Rais serta adik-adiknya yakni Hanum Rais dan Tasniem Rais, tidak akan berpengaruh sama sekali kepada saya Mumtaz Rais, sebab memang jalan yang diambil sudah berbeda sejak insiden Pandean, yakni kejadian pengusiran serta penganiayaan kepada saya pada Februari 2020 (disebabkan karena perbedaan pilihan politik di Kongres PAN)," sebut Mumtaz.

"Saya memang masih cukup muda dalam berpolitik, namun saya paham tata krama. Saya tidak menganut mental mutungan, cengeng, dan melodramatik dalam berjuang untuk kebaikan. Kami optimis, 'mati satu tumbuh seribu'. Insyaallah, ke depan akan lebih banyak bermunculan kader PAN yang lebih gahar dan potensial," imbuhnya.

Berikut pernyataan lengkap Mumtaz Rais terkait pengunduran diri Hanafi Rais:

Selanjutnya
Halaman
1 2