STISIP Garut Akui Paskah Suzetta Alumninya

STISIP Garut Akui Paskah Suzetta Alumninya

- detikNews
Jumat, 16 Des 2005 16:36 WIB
Jakarta - Isu yang sempat menerpa Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengenai ijazah S1 dan gelar MBA yang diduga palsu terjawab. Pihak Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Ilmu Politik (STISIP) Garut, Jawa Barat, mengakui jika Paskah merupakan alumni kampus tersebut.Paskah masuk STISIP (sekarang berganti nama menjadi Universitas Garut) pada tahun 1984 dengan mendapat nomor induk mahasiswa 844220200159, jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial. Paskah tercatat lulus pada tahun 1990, setelah mengikuti ujian persamaan di Universitas Padjajaran, Bandung.Demikian penjelasan yang disampaikan Iis, staf administrasi FISIP Universitas Garut, saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Jumat (16/12/2005).Hanya ketika ditanya apakah Paskah sewaktu terdaftar di kampus tersebut pernah kuliah, Iis mengaku tidak tahu persis. Namun ia membenarkan jika kampus tersebut didirikan oleh Tjetje Syarifuddin, mantan anggota DPR dari Partai Golkar era Soeharto.Kasus dugaan ijazah palsu Paskah berkembang di kalangan internal Partai Golkar beberapa hari belakangan ini. Kabar yang beredar menyebutkan, Paskah bersama beberapa kolega dari Partai Golkar mencari ijazah saat akan mencalonkan diri menjadi caleg. Apalagi Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Nurhaman mensyaratkan semua caleg harus sarjana.Terhadap dugaan ijazah palsu ini, Paskah membantahnya. Menurutnya, sekolahnya semua jelas, tidak ada ijazahnya yang palsu. Demikian juga dengan dugaan pernah mengambil gelar MBA dari STIE IPWI dibantahnya. Ia mengaku tidak pernah kuliah di kampus tersebut. (jon/)


Berita Terkait