7 Bulan Kabur ke Kalimantan, Pulang ke Lombok Buron Jambret Ditangkap

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 05 Mei 2020 14:47 WIB
Buronan jambret di Lombok Barat ditembak petugas karena berusaha kabur saat ditangkap (dok. Istimewa)
Buron jambret di Lombok Barat ditembak petugas karena berusaha kabur saat ditangkap. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Aparat Polres Lombok Barat menangkap Lalu Caisar alias Ecang (26), yang menjadi buron sejak 8 bulan lalu. Ecang juga merupakan residivis kasus penjambretan.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafiq Shiddiq mengatakan Ecang ditangkap tim Resmob Polres Lobar dan Polsek Gerung para Minggu (3/5/2020), sekitar pukul 00.20 Wita. Ecang sebelumnya sempat selama 7 bulan melarikan diri ke Kalimantan setelah terlibat kasus penjambretan pada Agustus 2019.

"Selama DPO yang bersangkutan lari ke Kalimantan. Baru pulang ke Lombok akhir bulan April kemarin," kata Dhafiq kepada wartawan, Selasa (5/5).

Penjambretan yang dilakukan Ecang terjadi Jalan Raya Bypass II, Lobar, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 16 Agustus 2019, sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu Ecang bersama kedua rekannya menjambret seorang wanita.

Kedua rekan Ecang bernama Mamat Supardi alias Pardi (19) dan Mahsan Abwandi (21) sudah lebih dulu ditangkap. Mereka kini sedang menjalani hukuman di penjara.

"Pelaku memepet korban menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU, kemudian menarik tas milik korban dari belakang yang mengakibatkan korban terjatuh selanjutnya pelaku mengambil barang berharga korban," ujar Dhafiq.

Ecang ditembak kakinya karena berusaha kabur saat hendak ditangkap di Dusun Lemokek, Desa Babusalam, Kecamatan Gerung, Lobar. Meski begitu, polisi tetap membawanya ke RS Bhayangkara Mataram untuk diberikan tindakan medis.

Sebelumnya, Ecang juga pernah kabur saat akan ditangkap. Hingga kemudian polisi memasukkan Ecang ke daftar pencarian orang (DPO).

"Tersangka Lalu Caisar alias Ecang pada saat penangkapan awal berhasil meloloskan diri dan kabur ke luar daerah saat mengetahui tersangka Supardi alias Pardi tertangkap," ucap Dhafiq.

(jbr/idh)