Selain Kemalingan, Zaenal Juga Diancam Akan Dihabisi!
Jumat, 16 Des 2005 16:08 WIB
Jakarta -
Wakil Ketua DPR RI Zaenal Maarif lagi apes. Batapa tidak, selain rumahnya dibobol maling sehingga kehilangan uang Rp 125 juta, dia juga diancam akan dihabisi. Wah!Hal itu dibenarkan oleh Zaenal Maarif yang dikonfirmasi oleh wartawan di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, jumat (16/12/2005) soal ancaman atas dirinya yang dikirimkan lewat pesan singkat (SMS).Zaenal sendiri mengaku tidak mau berandai-andai kalau pencurian di rumahnya dan ancaman itu ada kaitannya dengan konflik yang di Partai Bintang Reformasi (PBR), meski SMS itu jelas-jelas mengaitkan dengan sengketa di partai itu.Dia justru berpendapat, SMS yang dikirim pada 15 Desember pada pukul 21.02 WIB dari nomor 0856 9270 8XXX, sebagai bentuk pengalihan alibi dari motif pembobolan rumahnya.Inilah pesan singkat itu: "Bang Z. Anne punya massa dari (ssrg) dan anne minta terwujudnya proses islah ditandatangani bersama minggu ini, kalau tidak akan terjadi pertumpahan darah atau nyawa melayang. Anne minta ente harus tahu diri jangan enak sendiri. Ente kan udah duduk di dewan harus kasih kesempatan yang lain. Ini sebuah peringatan buat ente, dan anne udah buktikan kalau tadi malam ente ada udah anne culik/bunuh. Akhirnya anne bikin berantakan rumah ente dan ente gak usah khawatir tentang simpanan ente yang di tas. Simpanan ente, anne bawa hanya untuk jaminan. Dan sesuai jumlahnya nanti anne kembalikan setelah penandatanganan islah terlaksana lewat KRR atau paket. Ente harus percaya sama anne. Ente lapor polisi tentang kejadian/peristiwa ini berarti anne harus bunuh ente dan fulus tidak kembali."
(san/)










































