4 Pimpinan DPR Ternyata Setujui BURT DPR ke Mesir

4 Pimpinan DPR Ternyata Setujui BURT DPR ke Mesir

- detikNews
Jumat, 16 Des 2005 15:54 WIB
Jakarta - Keberangkatan 14 anggota BURT DPR ke Mesir ternyata atas seizin pimpinan DPR. Ketua DPR Agung Laksono dan tiga wakilnya, Soetardjo Soerjogoeritno, Muhaimin Iskandar, dan Zaenal Ma'arif, semua memberikan persetujuan. Loh, kan tadinya melarang?Adanya izin lengkap dari pimpinan dewan ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI Zaenal Ma'arif. Menurut Zaenal, dia adalah unsur pimpinan dewan terakhir yang membubuhkan tanda tangan untuk memberikan persetujuan kepada anggota BURT melakukan studi banding ke Mesir."Ketua rombongan dan wakil sekjen DPR sudah meminta izin kepada Agung, Muhaimin, dan Mbah Tardjo. Saya sulit (menolak), akhirnya kita izinkan kembali. Dengan catatan dari saya berupa assignment silakan melanjutkan agenda ke Mesir," kata Zaenal.Zaenal, dalam jumpa pers di ruang kerjanya di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/12/2005), menjelaskan surat persetujuan ditandatanganinya pada 7 Desember lalu atau sebelum berangkat ke Arab Saudi untuk mengawasi pelaksanaan ibadah haji.Dalam kesempatan itu, Zaenal juga meminta maaf karena mengumumkan kepada wartawan soal persetujuannya ini. "Saya minta maaf, sebelum berangkat (ke Arab Saudi), harusnya saya sampaikan kepada teman-teman wartawan," katanya.Menurut Zaenal, BURT DPR sudah mendapatkan surat dari parlemen Mesir, pemerintah Mesir, Dubes Mesir, dan Deputi Presiden Mesir mengenai persiapan yang matang untuk menerima delegasi parlemen Indonesia. Anggota BURT DPR juga diminta menghadiri pelantikan parlemen Mesir.Dengan alasan itulah, lanjut Zaenal, anggota BURT DPR diizinkan ke Mesir. Sebab jika dilarang, dikhawatirkan menurunkan kredibilitas pemerintah RI di mata pemerintah Mesir. Sebab pemerintah Mesir sudah mempersiapkan segala sesuatunya.Alasan lainnya, izin dari Presiden SBY untuk program studi banding ke Mesir juga sudah ada. "Kita tidak punya argumentasi untuk melarang karena keppresnya sudah ada dan semua persiapan dan surat-menyurat sudah terselesaikan," tutur Zaenal.Sementara tentang nama-nama anggota BURT yang berangkat ke Mesir dan agenda lengkapnya, Zaenal belum bisa menjelaskan. Wakil Sekjen DPR RI I Gusti Darbini, yang dihadirkan Zaenal dalam jumpa pers, juga belum bisa memberikan nama-nama anggota dewan yang sedang studi banding ke Mesir.Alasannya, pegawai sekretariat BURT sedang tidak di tempat. Keduanya kemudian menjanjikan nama-nama anggota BURT tersebut segera disampaikan ke wartawan.Dijelaskan, program studi banding ke Mesir ini menelan biaya 76.170 dolar AS. Perinciannya, biaya akomodasi per hari per orang sebesar 196 dolar AS, tiket pesawat PP per orang 2.735 dolar AS. Direncanakan anggota BURT akan berada di Mesir selama tujuh hari. Yang berangkat ke Mesir adalah 14 orang anggota BURT, serta Kepala Sekretariat BURT DPR dan sekretarisnya. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads