Paskah: Sekolah Jelas, Saya Tidak Pernah Kuliah di IPWI
Jumat, 16 Des 2005 15:14 WIB
Jakarta -
Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta membantah keras isu ijazah palsu dirinya. Menurut mantan Ketua Komisi XI ini, semua gelar yang didapatkannya semua sangat jelas."Itu tuduhan ngawur. Sekolah saya semua jelas. Nanti saya kirim CV lengkap saya. Dan soal IPWI, saya memang tidak pernah sekolah pengembangan IPWI itu. Saya tidak di situ," kata Paskah Suzetta saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Jumat (16/12/2005).Ketika dihubungi politisi Golkar ini sedang berada di Puncak, Bogor, Jawa Barat mengisi sebuah acara. Ia berulang-ulang menampik tudingan ijazah MBA-nya palsu. "Saya memang tidak kuliah di situ kok," tegasnya.Sementara soal ijazah S1 yang disandangnya, Paskah mengaku didapatkan dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Ilmu Politik (STISIP) Garut, Jawa Barat, yang kini berubah namanya menjadi Universitas Garut (UNGAR). Ia masuk tahun 1984 dan lulus pada tahun 1990 dengan mengambil jurusan Kesejahteraan Sosial. "Ada lengkap di CV saya. Nanti saya kirim," ujarnya.Sebelumnya beredar kabar di internal Partai Golkar, yang mempersoalkan masuknya Paskah Suzetta ke kabinet. Bisik-bisik tersebut mengabarkan Paskah sejak muda tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi. "Kami sangat yakin, jika Paskah punya ijazah S1 atau gelar lain, didapatkan dari membeli. Karena kawan-kawan di Bandung mengatakan Paskah tidak pernah kuliah," ujar sumber detikcom, Jumat (16/12/2005).Beberapa media massa menyebutkan dalam biodata mantan Ketua Komisi XI ini tertulis sebagai alumni FISIP Universitas Padjajaran, Bandung. Namun, banyak yang meragukan Paskah pernah kuliah di Unpad. Demikian juga soal kabar gelar MBA yang disandang Paskah.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































