Ancaman Bom, PM India Lari Tinggalkan Gedung Parlemen

Ancaman Bom, PM India Lari Tinggalkan Gedung Parlemen

- detikNews
Jumat, 16 Des 2005 15:16 WIB
Jakarta - Lagi-lagi ancaman bom. Gedung parlemen India terpaksa dikosongkan gara-gara menerima ancaman bom. Perdana Menteri (PM) Manmohan Singh termasuk di antara mereka yang berlarian meninggalkan gedung.Polisi mengerahkan anjing-anjing pelacak untuk memeriksa gedung tersebut. Para staf legislatif menerima telepon tidak dikenal yang mengingatkan adanya bom di dalam gedung. Akibat ancaman ini, para anggota parlemen, staf beserta Singh diperintahkan meninggalkan gedung.Demikian diungkapkan seorang pejabat polisi India Dev Dotte, seperti dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (16/12/2005).Tim skuad bom telah didatangkan ke lokasi untuk mencari bahan peledak yang mungkin disembunyikan di gedung parlemen. Belum jelas apakah ada bom yang ditemukan atau tidak.Saksi mata menuturkan, orang-orang langsung berlarian keluar gedung begitu terdengar peringatan adanya bom. Tentara dikerahkan untuk berpatroli di sekitar lokasi."Saya sedang bekerja di depan komputer saya ketika orang-orang mulai berlarian, mereka mengatakan ada bom di dalam gedung," ujar Asif Mohammad, seorang staf pemrograman komputer di parlemen. "Semua anggota parlemen dan staf diminta untuk meninggalkan gedung," tuturnya.Pada Desember 2001 lalu, serangan bunuh diri di gedung parlemen India menewaskan 14 orang. Pemerintah New Delhi menuding badan mata-mata Pakistan terlibat dalam pengeboman itu. Tudingan ini dibantah keras oleh pemerintah Pakistan. (ita/)


Berita Terkait