Round-Up

Utak-atik Cuti Bersama Lebaran Gegara Corona Pandemik

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Mei 2020 06:34 WIB
Kalender tahunan. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Foto ilustrasi (Dikhy Sasra/detikcom)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimis pandemi Corona di Indonesia mencapai puncaknya pada bulan Mei. Wabah virus Corona dipercaya Jokowi bakal reda pada bulan Juli.

"Kalau ditanya ke saya, saya ingin optimistis Juli sudah masuk pada posisi ringan sehingga puncaknya pada bulan Mei sudah betul-betul pada puncak, kemudian turun, landai, tetapi dengan catatan masyarakat memiliki kedisiplinan yang kuat, itu kuncinya di situ," kata Jokowi dalam wawancara eksklusif di acara Mata Najwa yang disiarkan Trans7, Rabu (22/4) malam.

Presiden JokowiPresiden Jokowi Foto (Muchlis Jr/Biro Pers Setpres)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy menggeser cuti lebaran karena pandemi ini. Tambahan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri semula sejak tanggal 26-29 Mei 2020 dicabut dan digeser ke akhir tahun pada tanggal 28-31 Desember 2020.

Perubahan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama ini dituangkan dalam Revisi SKB 3 Menteri Nomor 391 Tahun 2020, Nomor 02 Tahun 2020, dan Nomor 02 Tahun 2020. Penggeseran cuti lebaran usai hari H Idul Fitri ke ujung tahun 2020 ini juga diputuskan Muhadjir sesuai arahan Jokowi.

Menko PMK Muhadjir EffendyMenko PMK Muhadjir Effendy (Andhika Prasetia/detikcom)

"Kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden dan pesan beliau kepada kita semua untuk tidak mudik pada Lebaran tahun ini. Menunda dan menggantinya di akhir tahun," kata Muhadjir dalam video yang diterima detikcom pada Senin (13/4) lalu.

Halaman

(dnu/dnu)