Mabes Polri:
Natal & Tahun Baru Rawan Teror
Jumat, 16 Des 2005 14:39 WIB
Jakarta - Tewasnya Dr Azahari Husin ternyata tidak membuat aksi teror menyusut. Natal dan Tahun Baru 2006 diperkirakan masih rawan teror dari kelompok Noordin M Top yang masih bebas berkeliaran."Natal dan Tahun Baru masih rawan ancaman teror. Kemungkinan masih ada ancaman dari kelompok Noordin," ungkap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Aryanto Boedihardjo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (16/12/2005).Karena itu, kata Aryanto yang didampingi wakilnya yang baru, Kombes Pol Anton Bachrul Alam, mengungkapkan, mulai 20 Desember, Polri akan melakukan Operasi Lilin 2005 serentak di 31 Polda yang ada di seluruh Indonesia. Operasi ini diharapkan bisa memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal dan Tahun Baru nanti."Sebanyak 47.700 personel akan dikerahkan di seluruh Indonesia, dan satgas yang dipusatkan di Mabes Polri sebanyak 400 personel," katanya.Sasaran yang akan menjadi fokus pengamanan adalah tempat-tempat peribadatan, kantor-kantor asing, dan objek vital seperti kantor pemerintahan, tempat-tempat industri, dan tempat-tempat umum (terminal, bandara, stasiun, tempat rekreasi, dan hiburan).Selain itu, polisi juga akan mengawasi jalan-jalan yang biasa dijadikan ajang kebut-kebutan. Tempat-tempat pembuatan petasan dan kembang api juga akan ditertibkan."Upaya ini kita lakukan agar dapat menekan angka kriminalitas yang tinggi bila dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata Aryanto.
(umi/)











































